MATARAM –
**Borneonews - Mataram**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mataram, yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Barat, menginformasikan bahwa akan ada dua pasangan calon yang bersiap mendaftar sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram. Pendaftaran tersebut dijadwalkan berlangsung pada hari terakhir, yaitu pada 29 Agustus 2024. Muslih Syuaib, salah satu Komisioner KPU Kota Mataram, menyatakan bahwa berdasarkan surat yang telah diterima, kedua pasangan calon tersebut akan melakukan pendaftaran pada pagi hari, tepatnya pada hari Kamis, 29 Agustus 2024. Tindakan ini merupakan bagian dari proses pendaftaran yang dilakukan menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024. Dalam persiapan tersebut, KPU Kota Mataram telah mengatur jadwal pendaftaran bagi masing-masing calon untuk mencegah terjadinya penumpukan. "Kami membagi waktu pendaftaran menjadi dua sesi, yaitu sesi pagi dan sore," tambah Muslih. Dari informasi yang diperoleh, pasangan calon pertama yang akan mendaftar adalah H Lalu Aria Dharma BS dan H Weis Arqurnain, yang dikenal dengan sebutan paket *Aqur*. Mereka dijadwalkan untuk mendaftar pada pukul 10.00 Wita. Selanjutnya, calon petahana, pasangan H Mohan Roliskana dan TGH Mujiburrahman, yang dikenal sebagai paket *Harum*, akan melakukan pendaftaran pada pukul 16.00 Wita. KPU telah menyelesaikan semua persiapan untuk menyambut kedatangan pasangan calon tersebut. Muslih menambahkan bahwa pihaknya kini tinggal menunggu kehadiran calon untuk proses pendaftaran. Selain itu, persiapan pengamanan juga telah dilakukan, di mana pihak TNI dan Polri telah disiagakan selama 24 jam sejak dua hari yang lalu. Diharapkan seluruh proses pendaftaran calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan dengan baik. KPU juga mengimbau agar para kader dan simpatisan dari masing-masing pasangan calon dapat menjaga keamanan serta kenyamanan selama pelaksanaan pendaftaran. Untuk Pilkada 2024 di Mataram, saat ini diperkirakan hanya akan ada dua pasangan calon yang berkompetisi. Selain pasangan yang sudah dijadwalkan untuk mendaftar, tidak ada nama calon lain yang muncul di publik. Hal ini menunjukkan bahwa fokus dinamika politik di Mataram akan terpusat pada kedua pasangan calon tersebut. ANTARA