**Borneonews - Banda Aceh**, Komisi Independen Pemilihan (KIP) Banda Aceh mengedepankan nilai-nilai adat Aceh, khususnya konsep Peumulia Jamee yang berarti memuliakan tamu, pada saat proses pendaftaran calon wali kota dan wakil wali kota untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Ketua KIP Banda Aceh, Yusri Razali, menekankan bahwa salah satu inisiatif yang diambil adalah memberikan Kupiah Meukutop sebagai simbol pelestarian adat tersebut. Dalam kegiatan pendaftaran, setiap pasangan calon wali kota yang hadir akan menerima cenderamata Kupiah Meukutop saat mereka tiba di kantor KIP Banda Aceh.
Yusri menjelaskan lebih lanjut bahwa penyerahan cenderamata ini sebenarnya tidak diatur secara rinci dalam Qanun Pilkada Aceh, termasuk juga mengenai pakaian yang dikenakan oleh pasangan calon saat mendaftar. Meskipun demikian, KIP Banda Aceh tetap memilih untuk memberikan Kupiah Meukutop sebagai salah satu cara untuk implementasi nilai-nilai adat Peumulia Jamee.
Semua pasangan calon dijadwalkan untuk diberikan penutup kepala yang menjadi simbol kebesaran Pahlawan Nasional asal Aceh, Teuku Umar. "Pada saat pasangan calon tiba di kantor KIP, kami akan langsung mengalungkan selempang dan memasangkan Kupiah Meukutop kepada mereka," ungkap Yusri.
Dia juga menegaskan bahwa Aceh adalah daerah yang memiliki kekhususan dan keistimewaan tersendiri. Melalui upaya ini, mereka berharap dapat berkontribusi dalam pelestarian adat dan kultur yang kaya di Aceh.
"Tujuan kami adalah untuk melestarikan adat Peumulia Jamee dan memperkaya kebudayaan Aceh sebagai manifestasi dari kekhususan dan keistimewaan yang dimiliki daerah ini," tutup Yusri Razali.
ANTARA
KIP Banda Aceh Soroti Adat Peumulia Jamee di Pendaftaran Pilkada
Bagikan:

BANDA ACEH –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Puncak BIK 2026 di Kobar, Pemkab Dorong Akses Keuangan Menjangkau UMKM hingga Desa
Komentar (0)
Memuat komentar…







