**Borneonews - Natuna**, Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda, mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka. Ini menjadi penting mengingat adanya sejumlah kasus pencabulan anak yang terjadi di daerah tersebut. Rodhial meminta orang tua untuk melaporkan segala perbuatan yang melanggar hukum, agar kejadian serupa tidak terulang lagi.
Dalam kesempatan tersebut, Rodhial menjelaskan bahwa insiden pencabulan terakhir terjadi sekitar dua pekan yang lalu di salah satu kecamatan di Natuna. Pelaku, yang merupakan seorang pria, diduga telah melakukan tindakan cabul terhadap beberapa anak laki-laki. Saat ini, pihak kepolisian sudah mengamankan pelaku untuk proses hukum lebih lanjut.
Kasus pencabulan ini bukanlah kejadian baru. Menurut Rodhial, berbagai insiden serupa telah terjadi dalam rentang waktu yang tidak begitu lama, termasuk peristiwa yang melibatkan seorang guru laki-laki dengan siswa laki-laki dan seorang guru perempuan dengan siswa perempuan. Selain itu, juga terdapat kasus yang melibatkan perangkat desa dan anak laki-laki, serta yang terbaru melibatkan remaja laki-laki dengan anak laki-laki lainnya.
Sebagai salah satu penyebab tingginya angka kasus pencabulan, Rodhial mengungkapkan bahwa hilangnya peran serta pengasuhan dari orang tua, khususnya ayah, menjadi faktor penting. Banyak pria yang lebih fokus pada pekerjaan dan pencarian nafkah, sehingga tanggung jawab pengasuhan sepenuhnya jatuh kepada istri atau ibu. Hal ini perlu menjadi perhatian bersama, karena pengasuhan anak adalah tanggung jawab yang harus dibagi antara kedua pasangan.
Lebih lanjut, Rodhial menekankan bahwa harus ada program dari pemerintah yang efektif agar masyarakat merasa percaya diri untuk melapor apabila mereka atau anak-anak mereka menjadi korban kejahatan. Menurutnya, kolaborasi antara pihak pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman.
Sri Riawati, selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Natuna, menambahkan bahwa meskipun kasus pencabulan ini banyak terungkap, tidak bisa disimpulkan bahwa semua disebabkan oleh kurangnya perhatian orang tua. Dianggapnya, keberhasilan program pemerintah dalam mengedukasi masyarakat untuk melaporkan tindakan menyimpang juga berperan dalam pengungkapan kasus-kasus tersebut. Banyak dari kasus yang terungkap, ternyata merupakan kasus lama yang akhirnya dilaporkan oleh para korban kepada orang tua mereka.
Sri Riawati menjelaskan bahwa pihaknya telah melaksanakan berbagai program untuk mengatasi kekerasan terhadap perempuan dan anak, termasuk sosialisasi dan pembinaan. Ia optimis bahwa dengan berbagai upaya ini, masyarakat akan semakin berani untuk melapor dan mengetahui langkah yang harus diambil setelah melihat adanya perlakuan yang tidak semestinya terhadap anak.
ANTARA
Pentingnya Pengawasan Orang Tua Terhadap Anak di Natuna
Bagikan:

BATAM –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Indeks Kualitas Udara Palangka Raya Capai 1.506, Masuk Kategori Berbahaya
Penyelundupan 65 Cartridge Diduga Etomidate di Rutan Salemba Digagalkan
NU Kalteng Ingatkan Penyampaian Aspirasi Harus Santun dan Jaga Persatuan
LDII Kalteng Tekankan Gotong Royong untuk Penanganan Karhutla
Agustiar Sabran Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan Hadapi Karhutla
Bupati Kobar Bermalam di TNTP, Tinjau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Komentar (0)
Memuat komentar…







