BORNEONEWS, Palangka Raya - Kapolda Kalimantan Tengah Brigjend Pol Fakhrizal menyebut tingkat kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas saat arus mudik Idul Fitri 1437 Hijriyah di wilayah Kalteng mengalami penurunan dibandingkan lebaran tahun lalu.

Informasi dari seluruh Posko maupun Polres se-Kalteng bahwa tingkat kriminalitas maupun kecelakaan lalu lintas sejak H-5 Idul Fitri mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, kata Fahrizal di Palangka Raya, Kamis (7/7/2016).

Menurunnya kriminalitas dan kecalakaan lalu lintas itu tidak terlepas dari keseriusan pemerintah daerah memperbaiki infrastruktur maupun kesiapan aparat kepolisian melakukan pengamanan.

Ia mengatakan, pantauan di sejumlah posko Ramadniya di Kota Palangka Raya juga terlihat semua personel masih tetap fit dan bersemangat walau sudah beberapa hari melakukan pengamanan arus mudik hingga menjelang arus Balik.

Jenderal bintang satu yang pernah menjabat Karopaminal Divpropam Mabes Polri itu mengaku optimis Hari Raya Idul sampai H+7 akan berjalan aman dan terkendali berkat kesigapan personil dibantu pemerintah daerah.

"Sebanyak 2.000 lebih personEl Polda Kalteng sudah tersebar dan di sejumlah wilayah yang menjadi pusat arus mudik maupun balik. Mulai dari pelabuhan, bandara maupun jalur darat dari Palangka Raya hingga Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan," kata Fakhrizal.

Kapolres Palangka Raya AKBP Lili Warli mengatakan kriminalitas maupun lakalantas sejak H-5 Idul Fitri tetap terjadi, hanya jumlahnya masih wajar dan tidak terlalu signifikan.

Dia mengatakan, penitipan kendaraan ataupun rumah yang disediakan Polres Palangka Raya juga tidak dimanfaatkan masyarakat, sehingga ini membuktikan bahwa suasana daerah ini kondusif dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

"Kita memang ada menambah personil yang piket di mapolres Palangka Raya. Itu memang kita lakukan karena ada bom bunuh diri di Mapolres Solo," kata Lili. (Ant/m)