**Borneonews - Kabupaten Bogor**, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, baru-baru ini memperkenalkan sebuah inovasi yang dinamakan *Strategi Optimalisasi Sistem Rujukan Kegawatdaruratan Berbasis Masyarakat* atau yang lebih dikenal dengan sebutan SiGardaMas. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif untuk tantangan yang sering dihadapi dalam sistem rujukan kegawatdaruratan.
Direktur RSUD Ciawi, dr. Fusia Meidiawaty, menjelaskan bahwa SiGardaMas adalah sistem digital yang bertujuan untuk mempercepat respons atas panggilan darurat medis. Melalui teknologi pemetaan wilayah secara digital, sistem ini mampu menentukan lokasi ambulans terdekat dengan pasien dan mengarahkan kendaraan tersebut dengan cepat ke tempat kejadian.
Salah satu keunggulan utama dari sistem ini adalah integrasinya dengan layanan telemedicine. Hal ini memungkinkan dokter untuk memberikan arahan medis yang tepat kepada petugas ambulans sebelum mereka tiba di lokasi pasien. Dengan melibatkan langsung masyarakat dan memanfaatkan teknologi terkini, SiGardaMas diharapkan dapat meningkatkan kecepatan serta ketepatan dalam menangani situasi gawat darurat.
Menurut dr. Fusia, implementasi SiGardaMas merupakan langkah serius dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kolaborasi antara RSUD, Puskesmas, dan ambulans desa sangat penting, mengingat tujuan utama dari semua pihak tersebut adalah untuk membantu masyarakat dalam mengatasi masalah kesehatan yang mereka hadapi.
"Saya berharap sistem SiGardaMas dapat segera dioperasikan dan digunakan oleh masyarakat di Kabupaten Bogor. Dengan begitu, diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari sistem rujukan yang lebih cepat, tepat, dan efisien dalam situasi kedaruratan," ungkap dr. Fusia.
Sementara itu, Penjabat Bupati Bogor, Asmawa Tosepu, menekankan pentingnya adopsi inovasi ini oleh RSUD lainnya yang berada di wilayah Kabupaten Bogor. Ia berharap hal ini dapat memudahkan akses layanan kedaruratan bagi seluruh masyarakat.
"Mari kita terus membangun budaya inovatif di Kabupaten Bogor. Kita tidak boleh terjebak dalam rutinitas, tetapi perlu gagasan-gagasan baru yang dapat membangun daerah kita. Harapannya, gagasan baik ini bisa ditularkan ke lingkungan sekitar," ujar Asmawa.
ANTARA
Inovasi SiGardaMas RSUD Ciawi Tingkatkan Penanganan Kedaruratan
Bagikan:

BOGOR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tujuh WNI yang Diamankan di Kapal MT Global Terkait Narkoba Dilepaskan
Pemda Diminta Antisipasi Kebutuhan Akhir Tahun Melalui Operasi Pasar Bersama Bulog
Polda Kalteng Terima 105 Personel dari Mabes Polri
Rumah Pribadi di Kuala Kapuas Jadi Tempat Berlindung 18 Kucing Terlantar
Pembangunan Jembatan Walter Condrad Kotim Ditarget Rampung Desember 2026
Sastra Tutur Dayak Terancam Terpinggirkan, Masyarakat Diajak Lestarikan Bahasa Daerah
Komentar (0)
Memuat komentar…







