SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Timur (Kotim) Wahito Fajriannoor, mengapresiasi kinerja panitia Pawai Karnaval HUT RI ke-79 2024 yang dilaksanakan di Samuda, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Rabu, 28 Agustus 2024. 

Apresiasi tersebut diungkapkannya karena para panitia secara sukarela meluangkan waktu mereka, untuk berupaya maksimal dalam menggelar kegiatan tahunan tersebut. 

"Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak panitia. Karena merekalah acara tahunan yang sudah menjadi tradisi ini dapat terlaksana dengan baik," kata Fajriannoor. 

Dirinya yang merupakan anggota DPRD Kotim dari dapil III sangat bangga dengan para panitia yang rata-rata merupakan para pemuda di wilayah tersebut. Apalagi, Pawai Karnaval di Samuda merupakan suatu kegiatan yang sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Bukan hanya yang berasal dari daerah tersebut saja, namun juga luar daerah. 

"Pawai ini memang menjadi sebuah hiburan dan juga edukasi bagi masyarakat, oleh sebab itulah kegiatannya sangat ditunggu-tunggu," ujar Fajriannoor. 

Dirinya juga mengapresiasi pihak panitia yang tidak menggalang dana kegiatan kepada masyarakat dan instansi pemerintahan. Dengan alasan Kecamatan Mentaya Hilir Selatan baru saja menggelar MTQ tingkat Kotim. 

"Sehingga dana yang dikelola hanya dari donatur saja dan para pengusaha di daerah ini," terang Fajriannoor atau yang lebih dikenal dengan sebutan Fajrin. 

Pawai Karnaval tersebut dikoordinatori oleh Dani yang juga Ketua Solidaritas Masyarakat Samuda, bersama dengan tokoh pemuda Samuda bernama Umai. 

Mereka dibantu para pemuda lainnya untuk mensukseskan kegiatan tersebut. Dengan harapan bisa memberikan dampak baik terhadap Kecamatan Mentaya Hilir Selatan (MHS).

"Kegiatan ini bukan hanya hiburan semata, namun juga memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat, terutama UMKM  yang mendapatkan penghasilan lebih dari para penonton yang datang," terang Fajriannoor. 

Dirinyapun berharap, kegiatan yang sama bisa terus terselenggara setiap tahunnya. Dengan konsep-konsep yang lebih moderen dan meriah. Sehingga, bisa menjadi hiburan bagi masyarakat daerah tersebut, dan juga menjadi daya tarik wisata bagi warga luar Kecamatan Mentaya Hilir Selatan (MHS). 

Sementara, untuk peserta jumlahnya mencapai 36 kelompok, yang terdiri dari SD 6 kelompok, SMP 5 kelompok, SMA 3 kelompok, dan umum 22 kelompok. (MUHAMMAD HAMIM)