JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo berharap agar kostum yang akan dikenakan oleh atlet Paralimpiade Indonesia di Paris 2024 dapat diproduksi secara massal. Hal ini disampaikan dalam sebuah konferensi pers bertema "Mendukung Juara untuk Atlet Paralympic 2024" yang berlangsung di Kantor Kemenpora. Menurut Dito, kostum yang dirancang dalam kolaborasi antara produsen apparel lokal, Mills, dengan perancang busana Didiet Maulana, memiliki motif yang menarik. Ia percaya bahwa desain tersebut dapat memberikan semangat dan motivasi tambahan bagi para atlet untuk berjuang dan mengharumkan nama bangsa di pentas olahraga internasional. Dito menyatakan keyakinannya bahwa akan banyak masyarakat yang berminat untuk memiliki kostum tersebut. Ia menginginkan agar kostum ini tersedia dalam jumlah besar, sehingga dapat dijangkau oleh semua lapisan masyarakat, mirip dengan kesuksesan penjualan kostum saat Olimpiade Paris 2024 sebelumnya. “Pengalaman kami di Olimpiade menunjukkan bahwa permintaan sangat tinggi, dan saya optimis hal yang sama akan terjadi untuk kostum Paralimpiade ini,” tambahnya. Produksi massal kostum diharapkan dapat meningkatkan antusiasme masyarakat serta rasa cinta mereka dalam mendukung para atlet yang akan bersaing di arena olahraga tertinggi di Paris. Dito juga menegaskan bahwa keberadaan kostum ini diharapkan dapat menambah motivasi dan kepercayaan diri para atlet yang akan bertanding, khususnya di ajang Paralimpiade. Lebih jauh, Dito menyoroti pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak, seperti yang telah terjalin antara Mills dan Didiet Maulana. Ia berharap kerja sama semacam ini akan mendorong potensi anak muda, industri, kreativitas, dan olahraga untuk bersatu. Hal ini sudah dimulai dengan produksi kostum untuk tim Indonesia pada Olimpiade Paris 2024 sebelumnya. “Oleh karena itu, kami berpikir bahwa desain jersi dan jaket harus unik dan mendorong desainer muda kita untuk tampil di kancah internasional,” tutup Dito dengan optimisme. ANTARA