BORNEONEWS, Palangka Raya - Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah telah mengadakan Bimbingan Teknis Pengajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing atau BIPA baru-baru ini.
"Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para pengajar BIPA di wilayah tersebut," kata Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalteng, Muhammad Muis pada Rabu, 28 Agustus 2024.
Kegiatan ini, kata Muis, diikuti oleh 17 peserta dengan berbagai latar belakang ke-BIPA-an. Para peserta berasal dari berbagai institusi dan memiliki minat dalam mengajar bahasa Indonesia kepada penutur asing.
Dalam sambutannya, Kepala Balai menyatakan bahwa kegiatan ini sangat penting. "Bahasa Indonesia kini telah melampaui batas nasional dan menjadi bahasa internasional. Oleh karena itu, diperlukan SDM yang unggul dalam mengajar bahasa Indonesia kepada penutur asing," jelasnya.
Selama tiga hari, lanjutnya, peserta diajak untuk memahami ke-BIPA-an secara mendalam dan lebih multidimensional.
Materi yang dibahas mencakup strategi pengajaran, pengembangan materi, dan pendekatan yang efektif dalam mengajar bahasa Indonesia.
"Kegiatan ini didukung oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Kolaborasi antara Balai Bahasa dan pemerintah pusat memperkuat upaya untuk memajukan pengajaran bahasa Indonesia di tingkat internasional," katanya.
--page
Diharapkan bahwa para peserta dapat mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh selama bimbingan teknis ini dalam mengajar bahasa Indonesia kepada penutur asing, serta berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran bahasa di Kalimantan Tengah.(TESTI PRISCILLA/R)









