BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng)
Sugianto Sabran mendulang sukses besar di kegiatan sholat Idul Fitri
di Istana Isen Mulang (IIM), Rabu (6/7/2016) lalu. Belum pernah rumah
jabatan (Rujab) Gubernur itu digunakan untuk Sholat Ied, tetapi pada
momen yang baru kali pertama digelar kemarin mampu menyedot sedikitnya
sepuluh ribu jamaah.
Aksi ‘coba-coba’ yang dilakukan Gubernur baru ini, diakui Wakil Rakyat
di DPRD Kalteng, Ade Supriyadi. Ia mengapresiasi karena baru
diwacanakan gubernur dan langsung direalisasikan, namun sambutan warga
cukup luar biasa.
“Ya, sukses luar biasa. Padahal baru kali ini dilakukan di rumah
jabatan tersebut,” ujar Ketua demisioner DPW PAN Kalteng tersebut
kepada Borneonews.
Apresiasi yang sama disampaikan Ketua pengurus wilayah nahdlatul Ulama
(PWNU) Kalteng, Habib Said Fauzi Zein Bachsin. Menurut dia, mengajak
sholat Ied di IIM sebagai langkah yang patut diapresiasi. Animo luar
biasa masyarakat Kota palangka Raya dan sekitarnya cukup
menggembirakan, terlepas dari adanya unsur hadiah 25 kupon umrah yang
dilontarkan Gubernur.
Seperti diketahui, ribuan warga ibukota Kalteng ini datang berangsur
sejak pukul 05.30 WIB. Sementara sholat Ied dijadwalkan pada 06.45
WIB. Gubernur Kalteng Sugianto sudah berada di tengah arena sholat Ied
sekitar 06.30 WIB. Di depan pintu istana, sekitar bundaran besar,
beberapa panitia berjaga termasuk barisan Ansor Serbaguna (Banser) NU.
Selain mengamankan jalannya sholat Ied, sebagian mereka membagikan
ribuan kupon kepada jamaah.
Sekali lagi, antusiasme masyaraksat bukan hanya karena ada doorprize berupa kupon umroh, melainkan karena inilah pertama kalli sejak istana yang merupakan rumah kediamangubernur ini berdiri, dipakai untuk sholat ied. (RZ/*)








