SURABAYA –
**Borneonews - Lamongan**, Pemerintah Kabupaten Lamongan di Jawa Timur melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum) memberikan kemudahan dalam pengurusan sertifikat halal secara gratis bagi lebih dari seratus pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di daerah tersebut. Sekretaris Daerah Lamongan, Nalikan, menekankan bahwa keberadaan sertifikat halal sangatlah krusial. Sertifikasi ini tidak hanya mempercepat proses pemberdayaan, tetapi juga membangun kemitraan yang kuat dalam dunia usaha. Legalitas tersebut berfungsi untuk meningkatkan kualitas produk serta melindungi pelaku UMKM dari risiko terkait produk yang mereka hasilkan. "Dalam upaya memberdayakan UMKM, Pemerintah Kabupaten Lamongan berkomitmen penuh. Salah satu implementasi komitmen tersebut adalah dengan memberikan sertifikat halal secara gratis kepada 170 pelaku UMKM," ungkap Nalikan saat menyampaikan sambutan dalam Seminar Refleksi Akselerasi Kemitraan dan Pemberdayaan UMKM di Lamongan pada hari Rabu. Ia juga menambahkan bahwa keberadaan UMKM sangat vital untuk mendorong perekonomian lokal. Dengan demikian, diharapkan akan ada peningkatan kesejahteraan bagi pengusaha skala kecil hingga menengah. Lebih lanjut, kontribusi pelaku usaha mikro di Lamongan terbukti efektif dalam menekan inflasi, serta mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan. Data menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan menurun dari 12,53 persen pada tahun 2022 menjadi 12,42 persen pada 2023, yang setara dengan 149.940 jiwa. Penurunan kemiskinan ini juga beriringan dengan tingginya penurunan angka pengangguran terbuka, dari 6,05 persen menjadi 5,46 persen di tahun 2023. Di sisi lain, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Lamongan, Etik Sulistyani, menyatakan bahwa dukungan terhadap pelaku usaha mikro harus terus didorong. Ia menjelaskan bahwa Diskopum Kabupaten Lamongan telah menerbitkan sekitar 2.000 sertifikat halal untuk pelaku UMKM yang berada di bawah bimbingan mereka. "Sejak tahun 2023, Diskopum Kabupaten Lamongan telah berhasil menerbitkan kurang lebih 2.000 sertifikat halal untuk semua pelaku usaha mikro yang kami bina," tambahnya. ANTARA