JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, menilai kemenangan tim Indonesia U-20 atas Argentina U-20 dengan skor 2-1 adalah sebuah pencapaian yang sangat bersejarah. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Mokdong, Korea Selatan, pada hari Rabu itu, menandai laga perdana turnamen *Seoul Earth On Us Cup 2024*. Dalam pertandingan tersebut, tim Argentina yang menduduki peringkat pertama dunia berhasil mencetak gol lebih dulu melalui Mirko Juarez di menit ke-17. Namun, para pemain muda Indonesia yang dilatih oleh Indra Sjafri menunjukkan semangat juang yang tinggi, dengan bangkit di babak kedua. Mereka berhasil membalikkan keadaan dengan mencetak dua gol. Gol penyeimbang dihasilkan oleh Kadek Arel lewat sundulan tepatnya di menit ke-75, diikuti oleh gol penalti Maouri Ananda di menit ke-79 yang memastikan kemenangan tim Merah Putih. Erick Thohir menyatakan, "Ini adalah kemenangan bersejarah. Saya yang menyaksikan pertandingan tersebut merasa bangga melihat kerja keras para pemain kita. Mereka dapat meraih kemenangan setelah sebelumnya tertinggal. Hal ini patut diacungi jempol," ungkap Erick dalam pernyataan resmi yang diterima di Jakarta. Walaupun meraih hasil positif tersebut, Erick mengingatkan Kadek Arel dan rekan-rekannya untuk tidak merasa jumawa. Menurutnya, kemenangan ini harus dipandang sebagai bagian dari persiapan Indonesia dalam menghadapi tantangan sejati di Kualifikasi Piala Asia U-20 2025 yang akan berlangsung pada bulan September mendatang. Di turnamen mini ini, Indonesia dihadapkan pada dua laga selanjutnya yang juga krusial. Mereka akan menghadapi Thailand pada hari Jumat, 30 Agustus, dan setelah itu bertanding melawan Korea Selatan pada hari Minggu, 1 September. "Walaupun berhasil mengalahkan Argentina, tim yang berada jauh di atas kita, harus diingat untuk tidak bersikap angkuh atau sombong," tegasnya. Selama pertandingan melawan Argentina, tim Indonesia menghadapi banyak tekanan dari serangan lawan. Namun, lini pertahanan yang dipimpin oleh Kadek Arel, Iqbal Gwijangge, dan Meshaal Hamzah sejak menit awal sebagai trio bek, serta Ikram Algiffari di pos penjaga gawang, mampu menjaga gawangnya tetap dalam kondisi baik dengan hanya kebobolan satu gol. "Pertahanan kita bisa dibilang solid. Meskipun menghadapi gempuran dari tim Tango Muda, mereka mampu keluar dari tekanan. Semoga pengalaman ini bisa menjadi bekal mental yang baik, tetapi perlu diingat, perjalanan mereka masih panjang," tutup Erick. ANTARA