PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menerangkan Personelnya, untuk menertibkan truk yang bermuatan pasir tidak pakai penutup bak, melaju di jalan raya.

Hal tersebut dilakukan menindaklanjuti adanya keluhan dari pengguna jalan yang terganggu dengan aktivitas truk bermuatan pasir yang lalu lalang di jalan raya, tetapi tidak pakai penutup bak.

Kepala Dishub Kobar Amir Hadi menyampaikan, bahwa telah menurunkan personel, untuk melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap kendaraan angkutan pasir di ruas jalan Kumpai Batu.

"Pengawasan dan pengendalian yang dilakukan personel Dishub Kobar tersebut, dengan memberikan himbauan, sekaligus teguran kepada para sopir kendaraan angkutan pasir, agar saat beroperasional untuk menutup muatan dan membatasi kecepatan," ujar Amir Hadi, Rabu, 28 Agustus 2024.

Hal ini supaaya ditaati semua sopir truk, demi terciptanya kenyamanan dan keselamatan berlalu lintas.

--page

Sebelum dalam salah satu warganet membuat potongan di media sosial, yang berisi 'sekedar mau menyampaikan keluhan aja. Kenapalah supir truk muat pasir yang ke Kumpai Batu Atas itu spek nya pembalap semua. Cobalah kalo ketemu orang bawa anak tu kasihan sedikit'.

"Tiap hari antar jemput anak sekolah kok pasti truk pasir ugala - ugalan semua. Balapan apasih emangnya, sampe ga peduli dengan pengendara lain. Ingat ya, yang bayar pajak ga cuma situ aja. Pengendara motor juga bayar pajak," keluhnya.

"Jalanan dikuasai sendiri, mana gak ditutup lagi baknya, pasir tu ke muka pengendara lain. Mulut ni sampe capek sumpah serapah sudah. Saking keterlaluannya supir tu. Ya emg ga semua gitu. Tapi ku hitung cuma ada 2 truk aja yang mau nutup muatannya pakai terpal,".

Terkait hal tersebut, Dishub Kobar kerap menertibkan dan memberikan imbauan kepada supir truk. Namun, kasus serupa kerap terjadi.

"Kami harapkan para sopir truk dapat menaati peraturan dan saling menjaga kenyamanan di jalan raya," tuturnya. (DANANG/j)