**Borneonews - Jakarta**, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menekankan pentingnya memerhatikan dua hal utama untuk memastikan konsumsi makanan yang bergizi seimbang. Kedua hal tersebut adalah prinsip *"Isi Piringku"* dan Informasi Nilai Gizi (ING).
Dalam sebuah sesi diskusi daring, Salsabila Nadien selaku Petugas Konsultasi dari Direktorat Standardisasi Pangan Olahan BPOM, menyatakan bahwa untuk menjamin bahwa makanan yang kita konsumsi memenuhi kebutuhan gizi, prinsip *"Isi Piringku"* seharusnya diterapkan, terutama untuk pangan siap saji.
Salsabila menjelaskan bahwa bagi pangan olahan kemasan, penting untuk membiasakan diri membaca nilai gizi yang tertera pada kemasan guna memilih makanan yang sesuai dengan kebutuhan gizi individu.
Prinsip *"Isi Piringku"* menetapkan bahwa porsi makanan dalam sekali makan harus sesuai dengan pedoman gizi seimbang. Menurutnya, dalam satu kali konsumsi, dianjurkan agar dua pertiga dari setengah piring diisi oleh makanan pokok sebagai sumber karbohidrat. Sedangkan sepertiga yang tersisa dapat diisi dengan lauk pauk, baik dari sumber hewani maupun nabati.
Bagian tersisa dari setengah piring, sebaiknya diisi dengan sayuran dan buah-buahan. Dari jumlah tersebut, dianjurkan agar dua pertiga diisi oleh sayuran dan sepertiga oleh buah. Salsabila juga menambahkan, porsi sayuran yang ideal seharusnya sebanding dengan porsi makanan pokok. Misalnya, jika nasi yang dikonsumsi sekitar 100 gram, maka sayur yang disarankan juga harus sekitar 100 gram, dengan tambahan sepertiga piring diisi buah-buahan.
Lebih jauh, Salsabila mengingatkan pentingnya memperhatikan ING pada kemasan pangan untuk mengetahui jumlah gizi yang terkandung saat mengonsumsinya. ING merupakan daftar yang mencakup kandungan zat gizi maupun non-gizi pada produk pangan olahan yang dijual sesuai dengan format yang baku. Informasi ini dapat ditemukan pada label kemasan makanan atau minuman.
Salsabila menambahkan bahwa ING adalah alat bagi produsen untuk menginformasikan kepada konsumen mengenai jumlah kandungan gizi produk mereka. Ini juga dapat dimanfaatkan oleh konsumen untuk membandingkan dan memilih makanan yang sesuai dengan kebutuhan gizinya sehari-hari. Dengan demikian, pemahaman yang baik mengenai kedua prinsip ini dapat membantu masyarakat dalam menjalani pola makan yang lebih sehat.
ANTARA
Pentingnya Prinsip Isi Piringku dan ING untuk Gizi Seimbang
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Salat Jum'at di Masjid Al Hidayah Banjarmasin
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
Komentar (0)
Memuat komentar…







