AMBON –
**Borneonews - Ternate**, Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Maluku Utara mengadakan kegiatan *BPKP Peduli* untuk memberikan bantuan kepada para korban bencana banjir bandang yang melanda Kelurahan Rua, Kota Ternate. Banjir yang terjadi pada Minggu, 25 Agustus 2024, pukul 03.30 WIT ini telah merusak banyak rumah, menewaskan 18 orang, sementara satu orang lainnya masih dalam pencarian. Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Maluku Utara, Tri Wibowo Aji, menginformasikan bahwa bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan mendasar seperti sembako, pakaian layak pakai, peralatan mandi, serta perlengkapan untuk balita dan kebutuhan perempuan. Penyaluran bantuan dilakukan di posko banjir yang berlokasi di SMK N 4 Kota Ternate. Sumber bantuan berasal dari berbagai kalangan, termasuk pegawai Perwakilan BPKP Provinsi Maluku Utara, Dharma Wanita Persatuan setempat, Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Perekonomian dan Kemaritiman, serta alumni pegawai dan masyarakat di Ternate. Dalam pernyataannya, Tri Wibowo Aji menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat di Kelurahan Rua, Kecamatan Ternate Pulau. Ia menambahkan, setelah mendengar berita tentang bencana ini, pegawai dan anggota Dharma Wanita Persatuan langsung berinisiatif untuk menggelar donasi bagi korban. Kegiatan penggalangan dana ini berlangsung selama tiga hari, dimulai dari tanggal 25 hingga 27 Agustus 2024, dan bantuan tersebut disalurkan ke lokasi korban pada Rabu siang, 28 Agustus 2024. Diharapkan, kontribusi ini dapat memberikan manfaat bagi para korban dan membantu mereka untuk kembali melanjutkan aktivitas seperti biasa. Sebagaimana diketahui, banjir bandang yang melanda Kelurahan Rua disebabkan oleh hujan dengan intensitas sangat tinggi, yang mengakibatkan putusnya akses jalan utama dan meratakan puluhan rumah. Kejadian ini merupakan salah satu bencana yang cukup parah yang dialami oleh masyarakat setempat dalam beberapa tahun terakhir. ANTARA