**Borneonews - Mentok,** Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, yang terletak di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, berkomitmen untuk mempromosikan budaya lokal agar lebih dikenal oleh masyarakat di tingkat nasional. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Festival Jiran Nusantara 2024.
Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming, menyatakan bahwa saat ini pihaknya tengah mematangkan berbagai persiapan untuk event tersebut. Dia berharap perayaan hari jadi ke-290 Kota Mentok dapat berlangsung dengan meriah dan sekaligus mendukung pengembangan usaha untuk para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta masyarakat setempat.
Festival ini direncanakan akan berlangsung selama beberapa hari, dimulai dari tanggal 9 September 2024. Rangkaian acara yang akan diadakan mencakup beragam kegiatan seni, budaya, perlombaan, serta pentas musik yang memikat. Salah satu highlight dari festival ini adalah Karnaval Budaya yang akan dilaksanakan pada hari pertama, Senin, 9 September. Selain itu, akan ada lomba lagu Melayu yang digelar pada dua hari berikutnya, yaitu 9-10 September, dan selesai dengan penampilan dari grup band Tipe-X pada puncak acara yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 11 September.
Bong menjelaskan bahwa pelaksanaan Festival Jiran Nusantara ini didukung oleh dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten serta dukungan dari pihak ketiga. Ia menekankan bahwa acara ini dirancang dengan tujuan untuk tidak hanya mengangkat budaya khas Bangka Barat, tetapi juga untuk menyediakan sarana yang dapat menghimpun keberagaman etnis dan suku yang ada di daerah tersebut.
Semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi landasan utama dalam penyelenggaraan festival ini. Agar acara tersebut dapat dikenal lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat telah menjalin komunikasi dengan sejumlah kedutaan besar negara sahabat yang memiliki pengaruh dalam konteks sejarah, khususnya terkait dengan peristiwa bersejarah Perang Dunia II yang terjadi di Kota Mentok, seperti dengan Kedutaan Belanda dan Australia.
Keberadaan kedutaan besar tersebut diharapkan dapat berkontribusi dalam karnaval budaya. Bong menuturkan bahwa kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman budaya yang menarik, tetapi juga berpotensi meningkatkan rasa kebersamaan dan kekeluargaan di kalangan masyarakat.
Dengan mengumpulkan banyak warga di pusat Kota Mentok, Bong percaya bahwa ini merupakan kesempatan besar untuk memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, khususnya bagi para pelaku UMKM. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
ANTARA
Festival Jiran Nusantara, Promosi Budaya dan Ekonomi Bangka Barat
Bagikan:

BANGKA BELITUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Penundaan TKA Kalteng jadi Kesempatan Perdalam Materi
Dana Bantuan Penanganan Karhutla Diharapkan Tepat Sasaran dan Berdaya Guna
Gerindra Barito Timur Dorong Kader Perkuat Peran di Tengah Masyarakat
Kualitas Udara Memburuk, Ratusan Warga Pangkalan Bun Manfaatkan Rumah Oksigen KIM?
Kapuas Masuk Tiga Daerah di Kalteng yang Jalani Verifikasi Lapangan Evaluasi PUG
Angka Kecelakaan Naik 10,4 Persen, Polres Kapuas Gelar Operasi Patuh Telabang Selama Dua Pekan
Komentar (0)
Memuat komentar…







