AMBON –
**Borneonews - Ambon**, Bakal calon gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa-Abdullah Vanath, telah resmi mendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku untuk berpartisipasi dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang dijadwalkan pada tahun 2024. Proses pendaftaran ini berlangsung pada hari kedua pendaftaran dibuka, setelah dimulai pada 27 Agustus 2024. Hendrik Lewerissa, dalam kesempatan tersebut, menyampaikan harapannya agar berkas pendaftarannya dapat diterima dan diperiksa dengan baik oleh KPU. Ia meyakini bahwa dokumen yang diajukan memenuhi semua syarat yang ditentukan. "Kami berharap, jika ada yang kurang, kami bisa segera melakukan perbaikan. Namun, kami yakin berkas kami sudah lengkap," ungkapnya di Ambon. Selain itu, Lewerissa juga mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan kepada kandidat yang mereka pilih. Ia mengimbau semua pihak untuk menggunakan hak suara mereka secara bijak dan bertanggung jawab, khususnya ketika waktu pencoblosan tiba pada 27 November 2024. "Kami percaya, program dan rencana yang kami tawarkan akan diterima dengan baik oleh masyarakat untuk kemajuan Maluku," tambahnya. M Shaddeq Fuad, Ketua KPU Maluku, mengonfirmasi bahwa Hendrik Lewerissa merupakan pendaftar pertama pada hari kedua pendaftaran. Ia menyatakan bahwa kelengkapan dokumen pendaftaran telah diperiksa dan dinyatakan lengkap, namun akan dilakukan verifikasi lebih lanjut. Fuad juga berharap agar para pendukung dapat menjaga ketertiban selama proses ini berlangsung hingga penetapan calon dilakukan. Profil Hendrik Lewerissa menunjukkan bahwa ia lahir pada 2 Maret 1968 di Ambon, Maluku, dan saat ini menjabat sebagai anggota DPR untuk periode 2019-2024. Ia memiliki seorang istri, Maya Baby Rampen, dan dikaruniai tiga anak. Lewerissa merupakan kader dari Partai Gerindra dan memiliki gelar S2 dari Temple University di Amerika Serikat. Setelah menyelesaikan pendidikannya, ia memulai karirnya di PT Tugu Pratama Indonesia sebagai staf administrasi pada tahun 1995 hingga 2000. Selanjutnya, ia menjadi associate lawyer di firma hukum Makarim & Taira dan kemudian beralih menjadi corporate lawyer di Golden Spike Energy dari tahun 2001 hingga 2002. Lewerissa juga berpengalaman sebagai konsultan hukum di PT Nusantara Energy selama periode 2002 hingga 2019. Sejak tahun 2010, ia menjabat sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Maluku. Pada tahun 2019, Hendrik Lewerissa berhasil terpilih sebagai anggota DPR daerah pemilihan Maluku. Melanjutkan karier politiknya, ia kini berusaha untuk melangkah lebih jauh dengan mencalonkan diri sebagai gubernur. Sementara itu, rekannya Abdullah Vanath memiliki pengalaman sebagai Bupati Seram Bagian Timur selama dua periode dan merupakan putra daerah yang lahir serta dibesarkan di Maluku. ANTARA