**Borneonews - Surabaya**, Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang melibatkan seorang dosen dari universitas swasta, yang memiliki gelar doktor dalam bidang hukum, berinisial MH.
Dalam keterangan yang disampaikan oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Aris Purwanto, diketahui bahwa pelapor dalam kasus ini adalah S, yang merupakan istri dari terlapor. S mengklaim bahwa ia telah menjadi korban KDRT selama kurang lebih dua dekade.
"Korban S mengungkapkan jika dirinya mengalami kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan oleh suaminya selama hampir 20 tahun. Kami masih menyelidiki kebenaran dari pernyataan tersebut," tuturnya kepada awak media di Surabaya pada Rabu sore.
Korban S telah menyerahkan barang bukti yang menguatkan dugaan penganiayaan berat terhadap dirinya oleh sang suami, termasuk rekaman dari *CCTV* yang terpasang di rumah mereka yang menunjukkan tindakan tersebut, yang disaksikan oleh kedua anak mereka.
Kepala Polres juga menjelaskan bahwa pihaknya telah melaksanakan rekonstruksi dan baru-baru ini melakukan gelar perkara untuk menyeret kasus ini ke tahap penyidikan.
Terlapor MH dikenal sebagai seorang tokoh agama, serta berprofesi sebagai pengacara juga politikus, yang pernah mencalonkan diri dalam Pemilu sebagai anggota legislatif melalui sebuah partai politik, meskipun tidak pernah terpilih.
Sehubungan dengan latar belakang terlapor yang mencakup beberapa profesi terhormat, Purwanto menekankan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap kasus ini.
Dalam proses penyelidikan, polisi telah memeriksa tiga orang saksi, yang meliputi korban S dan kedua anaknya yang kini berada di usia remaja. Namun, hingga saat ini, pihak kepolisian belum menetapkan status tersangka terhadap MH.
"Apabila terdapat perkembangan dalam hasil penyelidikan, kami akan segera menginformasikan kepada publik," tegasnya.
ANTARA
Dosen Bergelar Doktor Diduga Terlibat Kasus KDRT di Surabaya
Bagikan:

SURABAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Aston Martin Gunakan Livery Spesial di GP Amerika Serikat
BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun di Tengah Gejolak Pasar Modal
Bank Mandiri Beri Nilai Tambah ke Pemegang Saham Lewat Dividen-Buyback
Klinik Bersalin di Palangka Raya Bisa Terbitkan KIA hingga Perubahan KK untuk Anak Baru Lahir
Maidi Divonis 5 Tahun dalam Perkara Pemerasan Berkedok CSR
Harga Cabai Rawit Merah Rp90 Ribu per Kg, Pemkab Kobar Siapkan Bantuan Bibit
Komentar (0)
Memuat komentar…







