**Borneonews - Banjarbaru**, PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) telah berhasil menyalurkan listrik ke 12.199 rumah keluarga prasejahtera melalui program bantuan pasang baru listrik (*BPBL*) yang diselenggarakan oleh pemerintah. Inisiatif ini merupakan langkah nyata dalam upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemerataan akses energi listrik.
Ahmad Syauki, General Manager PLN UID Kalselteng, saat dihubungi di Banjarbaru, menjelaskan bahwa program *BPBL* sangat berguna bagi masyarakat prasejahtera dalam mewujudkan kemandirian dalam pengadaan listrik. Dia menekankan bahwa program ini merupakan bantuan yang diberikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (*ESDM*), dengan PT PLN sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara yang ditunjuk untuk melaksanakan penyambungan listrik tanpa biaya bagi masyarakat prasejahtera, yang datanya merujuk pada Data Terpadu Kementerian Sosial (*DTKS*) di wilayah yang sudah terjangkau jaringan listrik.
Syauki mengucapkan terima kasih kepada Kementerian ESDM atas dukungan yang diberikan dalam percepatan pencapaian rasio elektrifikasi nasional, yang ditargetkan mencapai 100 persen di seluruh Indonesia, khususnya di kawasan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Program *BPBL* diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin menikmati akses listrik yang lebih mandiri di tempat tinggal mereka.
Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa listrik kini telah menjadi kebutuhan mendasar yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Banyak aktivitas sehari-hari yang bergantung pada energi listrik, tanpa memandang lokasi.
Dengan adanya akses listrik, keluarga-keluarga yang menerima manfaat tidak hanya dapat menikmati penerangan di rumah, tetapi juga berpeluang untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta membuka peluang ekonomi baru melalui usaha kecil yang dapat dijalankan di rumah masing-masing, kata Syauki.
Hingga bulan Agustus 2024, PLN UID Kalselteng mencatat bahwa 12.199 rumah telah teraliri listrik berkat program *BPBL* yang diluncurkan pada tahun 2022. Sasaran yang ditetapkan adalah untuk mencapai total 16.985 rumah pada akhir bulan Oktober mendatang, sesuai dengan arahan dari Kementerian ESDM.
Kami berkomitmen untuk terus bekerja keras agar setiap rumah tangga, terutama yang berasal dari kalangan prasejahtera, dapat menikmati listrik yang aman, handal, dan berkualitas. Ini merupakan bagian dari tanggung jawab kami sebagai penyedia listrik dan juga wujud kepedulian kami terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, tegasnya.
Salah satu penerima manfaat dari program *BPBL* 2024, Surya, seorang warga berusia 48 tahun dari Desa Samba Bakumpai, Kalimantan Tengah, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diperoleh.
Alhamdulillah, saya sangat bersyukur kepada Yang Maha Kuasa. Terima kasih kepada pemerintah, PLN, serta semua pihak yang telah memberikan bantuan. Semoga teman-teman dan saudara yang lain juga bisa merasakan manfaat yang sama, ungkap Surya.
Program *BPBL* juga mendapat pengakuan positif dari sejumlah pihak, termasuk pemangku kepentingan di tingkat desa. Kepala Desa Samba Bakumpai, Kilat, menyampaikan rasa terima kasihnya atas pemasangan listrik gratis yang sangat diharapkan oleh masyarakat.
Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan PLN yang telah membantu warga kami dalam menyediakan pemasangan listrik gratis yang sudah lama diidam-idamkan. Kami berharap agar semakin banyak bantuan serupa di masa mendatang, ungkap Kilat.
Dengan keberadaan program *BPBL*, diharapkan bahwa target elektrifikasi nasional yang mencapai 100 persen akan segera terwujud. Selain itu, diharapkan juga pemerataan akses listrik akan dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat, sehingga kehadirannya berkontribusi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian di seluruh Indonesia.
ANTARA
PLN Kalimantan Tengah Terangi 12.199 Rumah Keluarga Prasejahtera
Bagikan:

BANJARMASIN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Gubernur Kalteng Tegaskan Komitmen Siapkan Fasilitas Kesehatan Warga Terdampak Kabut Asap
IAEA Siap Verifikasi Aktivitas Nuklir Iran, Dorong Solusi Diplomatik
Menjadi Peserta, Pegawai BPJS Kesehatan Ini Turut Rasakan Manfaat Program JKN
Marquez Kembali Pimpin Klasemen Setelah Menangi Sprint di Australia
BPJS Kesehatan Gandeng MUI Palangka Raya Perluas Edukasi JKN Lewat Tasbih JKN
Jendi Pangabean Ingatkan Junior Tak Cepat Puas Setelah Raih Emas
Komentar (0)
Memuat komentar…







