**Borneonews - Manado**, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bitung, Sulawesi Utara, Deslie Sumampouw, memberikan pernyataan mengenai rekomendasi pelaksanaan pemeriksaan kesehatan bagi bakal pasangan calon (bapaslon) wali kota dan wakil wali kota. Dalam hal ini, KPU merekomendasikan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Kandouw di Manado sebagai lokasi yang memenuhi syarat untuk pemeriksaan.
Deslie menegaskan bahwa RSUP Prof Kandouw Manado terpilih berdasarkan kapasitasnya untuk menjalankan pemeriksaan kesehatan sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan KPU. Ia menambahkan bahwa KPU Kota Bitung telah mengeluarkan surat pengantar yang diperlukan untuk pemeriksaan kesehatan, baik jasmani maupun rohani, serta memastikan bahwa bapaslon dinyatakan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Bapaslon pertama yang mengajukan pendaftaran di KPU Bitung adalah Hengky Honandar dan Randito Marinka, yang melakukannya pada hari kedua pendaftaran. Deslie juga menginformasikan bahwa masih tersedia satu hari lagi bagi calon lainnya untuk mendaftar, yang dibuka hingga tanggal 29 Agustus 2024 dan ditutup pada pukul 23:59 Wita.
Setelah pendaftaran, Deslie menjelaskan bahwa akan ada tahapan lanjutan, yaitu perbaikan dan pelengkapan berkas pendaftaran, sebelum pasangan calon ditetapkan secara resmi. Dalam proses pendaftaran, Hengky dan Randito didampingi oleh pemimpin dari berbagai partai politik yang mengusung mereka, termasuk Ketua PAN Kota Bitung, Gunawan Pontoh; Ketua Partai Demokrat, Ledy Lumantow; Ketua Perindo, Stefly Tangka; Ketua Partai NasDem, Norri Supit; dan Sekretaris Gerindra, Herry Tobangen. Setelah melakukan pendaftaran, mereka memasuki Aula KPU dan diterima oleh Ketua serta anggota KPU Kota Bitung.
ANTARA
KPU Bitung Rekomendasikan RSUP Kandouw untuk Periksa Bapaslon
Bagikan:

MANADO –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Komentar (0)
Memuat komentar…







