BANDUNG –
**Borneonews - Bandung**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat menyampaikan bahwa setidaknya ada empat partai politik yang telah memberikan konfirmasi secara lisan untuk mendaftarkan pasangan calon mereka dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat, yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Agustus 2024 mendatang. Ketua KPU Jawa Barat, Ummi Wahyuni, menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada yang secara resmi mendaftar pada hari kedua, namun ada dua pasangan calon yang telah mengisyaratkan kemungkinan untuk hadir pada tanggal yang telah ditentukan. "Untuk hari ini belum ada yang mengkonfirmasi, tetapi ada dua (pasangan calon) partai yang telah memberikan informasi lisan bahwa mereka kemungkinan akan datang besok," ungkapnya di Bandung. Pasangan calon tersebut meliputi PKS dan Nasdem, serta PDI Perjuangan dan PKB. Namun, Ummi menekankan bahwa komunikasi ini masih bersifat lisan dan belum ada pengesahan resmi. "Kami belum dapat memastikan karena ini masih bersifat lisan, dan belum melalui *Liaison Officer* (LO) resmi," tambahnya. Menyikapi kemungkinan terjadinya penumpukan dalam proses pendaftaran di tanggal 29 Agustus 2024, KPU Jawa Barat menyatakan telah menjalin komunikasi yang intens dengan semua pihak terkait sejak malam sebelumnya. "Meskipun pendaftaran ditutup pada pukul 23.59, kami perlu mengatur kelancaran prosesnya. Hari pertama saja sudah ada satu calon, yaitu Dedi-Erwan, yang cukup ramai," katanya. Sejauh ini, hanya satu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat yang telah resmi mendaftar, yaitu Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan, yang mendaftar pada hari pertama, 27 Agustus 2024. Pasangan ini didukung oleh lima partai yang tergabung dalam koalisi Indonesia Maju (KIM), yang meliputi Gerindra, Golkar, PAN, Demokrat, dan PSI. Lima partai ini memiliki total 55 kursi di DPRD Jawa Barat, dengan rincian Gerindra memiliki 20 kursi, Golkar 19 kursi, Demokrat 8 kursi, PAN 7 kursi, dan PSI 1 kursi. Selain itu, sembilan partai non-parlemen juga telah menyatakan dukungan mereka terhadap pasangan ini, termasuk Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Gelombang Rakyat (Gelora), Partai Garuda, Partai Rakyat Adil Makmur (Prima), Partai Ummat, Perindo, PKN, Hanura, dan Partai Buruh. ANTARA