SURABAYA –
**Borneonews - Ponorogo**, KPU Ponorogo, yang terletak di Jawa Timur, telah menerima pendaftaran pasangan calon bupati dan wakil bupati, Ipong Muchlisoni dan Luhur Kusuma Daru, untuk mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Pendaftaran ini berlangsung pada hari Rabu dan dihadiri oleh ratusan pendukung serta simpatisan. Pasangan Ipong-Luhur menyerahkan seluruh dokumen pendaftaran di Kantor KPU Trenggalek. Proses pendaftaran tersebut dinyatakan telah diterima dan memenuhi semua syarat yang dibutuhkan. Ipong Muchlisoni, usai mendaftarkan diri, menyampaikan rasa syukur, “Alhamdulillah, hari ini kami mengikuti pendaftaran untuk menjadi calon bupati dan calon wakil bupati.” Dalam proses ini, terdapat tiga partai politik yang secara resmi memberikan dukungan kepada pasangan ini, yaitu Partai Nasdem, Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Amanat Nasional (PAN). Meskipun hanya didukung oleh tiga partai, Ipong mengungkapkan rasa syukurnya dan tetap optimis dalam meraih hasil yang maksimal dalam Pilkada Ponorogo mendatang. Dia menegaskan, “Kami harus bersyukur atas keberhasilan pendaftaran yang telah dilakukan di pagi hari ini. Kami yakin bisa mendapatkan hasil yang optimal dari Pilbup Ponorogo.” Setelah dinyatakan lengkap oleh KPU Ponorogo, pasangan ini akan melakukan tes kesehatan di RSAL dr. Ramelan, Surabaya. Ipong menjelaskan, “Kami menamakan koalisi ini dengan sebutan Ponorogo Maju, Insya-Allah kami akan siap melalui tahapan Pilbup Ponorogo hingga hari pencoblosan.” Di sisi lain, Ketua KPU Ponorogo, Gaguk Ika Prayitna, menyatakan bahwa dengan pendaftaran pasangan Ipong Muchlisoni dan Segoro Luhur Kusuma Daru, kemungkinan besar tidak akan ada pendaftaran calon lain yang mengajukan diri. “Melihat dari partai pengusung, sepertinya 99 persen tidak ada lagi yang mendaftar,” ungkapnya. Gaguk juga menginformasikan bahwa berdasarkan data dalam sistem daftar pencalonan (silon), berkas pendaftaran mereka telah dinyatakan selesai dan lengkap. Respon yang baik mengenai kelengkapan berkas ini menjadi langkah awal yang positif bagi pasangan calon. Selanjutnya, KPU Ponorogo akan mengatur jadwal tes kesehatan untuk kedua pasangan calon, dan rencananya tidak akan dilakukan secara bersamaan. “Kami saat ini masih mencari jadwal yang tepat untuk kedua pasangan calon,” tutup Gaguk. ANTARA