BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Listrik di Kabupaten Kotawaringin Barat kembali ngadat setelah lebaran. Setidaknya listrik byarpet sebanyak dua kali. PLN kembali menuduh monyet sebagai biang keladi.
Menurut Supervisor Teknik Jaringan Listrik PLN Pangkalan Bun Suprapto, padam listrik total pada Jumat (8/7/2016) jelas karena gangguan monyet di jalur Jalan Malijo, Pangkalan Bun. Sementara, padam listrik pada Minggu (10/7/2016) dini hari belum ditemukan penyebabnya hingga listrik kembali dalam keadaan normal.
"Kalau yang hari Jumat itu akibat gangguan monyet listrik padam total di dekat Planet Futsal, Jalan Malijo. Tangan kanannya monyet hangus terbakar. Saat ditemukan di lokasi setengah pingsan dan dibawa ke kantor PLN masih hidup sampai sekarang. Kalau yang subuh tadi diperkirakan oleh binatang malam semacam Kukang," ungkap Suprapto melalui sambungan telepon, Minggu (10/7) sore.
Pada Minggu pagi, listrik padam secara total mulai pukul 04.34 sampai 09.00 WIB. Meski listrik kembali dapat dinormalkan oleh para petugas PLN Pangkalan Bun, penyebabnya hingga saat ini tak ditemukan.
"Sampai pemulihan, kami menyisir titik yang menyebabkan listrik padam, tidak ditemukan apa penyebabnya," kata Suprato
Menurutnya, dari sisi peralatan, untuk saat ini masih aman. Tidak ada jadwal pemadaman bergilir karena ada pemeliharaan atau yang bersifat dapat dijadwalkan.
"Kalau gangguan hewan itu kan sifatnya temporer, artinya gangguan sesaat yang tidak bisa diprediksi. Kalau gangguan peralatan untuk sementara ini aman-aman saja," pungkas dia. (CECEP HERDI/m)








