**Borneonews - Jakarta**, Guru Besar Ilmu Politik Universitas Andalas, Prof. Asrinaldi, menilai langkah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yang memilih untuk mengusung kadernya sendiri, Pramono Anung, sebagai calon dalam pemilihan kepala daerah DKI Jakarta, merupakan keputusan yang rasional dan layak dicontoh oleh partai politik lainnya. Ia menyatakan bahwa mencalonkan seseorang untuk posisi penting seperti gubernur tidaklah sederhana, terutama jika individu tersebut tidak memiliki hubungan yang kuat dengan partai yang bersangkutan.
Menurut Prof. Asrinaldi, keinginan PDI-P untuk menjadikan Anies Baswedan, mantan Gubernur DKI Jakarta, sebagai kader partai sebelum kemudian mengusulkan Pramono Anung adalah hal yang dapat dimaklumi. Dia menjelaskan bahwa partai memiliki pertimbangan terkait proses kaderisasi dalam setiap pencalonan. "Sebuah partai, dalam hal ini PDI-P, tentu berpikir bahwa pencalonan tersebut harus berkaitan dengan rekruitmen kader yang sistematis," tandasnya.
Penekanan pada proses kaderisasi ini, lanjutnya, menunjukkan pentingnya tidak hanya sekadar menerima individu menjadi kader, tetapi juga mempertahankan keterikatan mereka dengan partai. Menurut pandangannya, fungsi utama partai politik adalah menekankan pada pengembangan kader serta proses perekrutan politik yang kuat, sehingga keputusan yang diambil oleh PDI-P patut dipahami dan diterima oleh masyarakat.
Di sisi lain, pasangan calon yang diusung PDI-P, Pramono Anung dan Rano Karno, telah resmi mendaftarkan diri di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta pada Rabu pukul 11.00 WIB. Momen ini menandai mereka sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur pertama yang mendaftar untuk Pilkada Jakarta. Tak lama setelahnya, pasangan lain, yang terdiri dari mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan mantan Menteri Pertanian Suswono, juga mendaftarkan diri pada hari yang sama.
ANTARA
PDI-P Usung Pramono Anung, Kaderisasi Jadi Prioritas Utama
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran di Sungai Andai Banjarmasin, Dua Rumah Terdampak
BPBD Kapuas Sampaikan Duka atas Meninggalnya Warga yang Kerap Bantu Padamkan Karhutla
Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Salat Jum'at di Masjid Al Hidayah Banjarmasin
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Komentar (0)
Memuat komentar…







