**Borneonews - Jakarta**, Prawira Harum Bandung dan Brandone Francis telah sepakat untuk mengakhiri kerja sama mereka sejalan dengan berakhirnya kompetisi *Indonesian Basketball League* (IBL) 2024. Kesepakatan ini diumumkan melalui laman resmi klub yang dikelola oleh Prawira Harum Bandung.
Adhi Pratama, yang menjabat sebagai Kepala Komunikasi klub, menyatakan bahwa Brandone Francis merupakan salah satu dari tiga pemain asing yang bergabung dengan Prawira di tengah jalannya IBL 2024. "Dengan selesainya IBL 2024, kerja sama antara Prawira Harum Bandung dan Brandone Francis juga resmi berakhir. Kami mengucapkan terima kasih untuk kontribusi yang besar dari pemain tersebut kepada klub," ujar Adhi.
Lebih jauh, Adhi menjelaskan bahwa Brandone, yang berasal dari Republik Dominika, telah memberikan kontribusi yang signifikan bagi tim baik di dalam maupun luar lapangan. Kehadirannya berhasil menambah rasa percaya diri di antara rekan-rekannya, mendorong mereka untuk menampilkan performa terbaik di dalam setiap pertandingan selama musim ini.
Brandone Francis juga memiliki peran penting ketika Prawira memenangi gelar juara IBL 2023. Meski sempat meninggalkan klub untuk sementara waktu, ia kembali bergabung menjelang dimulainya IBL 2024. "Seperti yang sudah diketahui, Brandone telah berkontribusi besar dalam membawa Prawira meraih juara di IBL 2023. Kembalinya dia juga memberikan tambahan kepercayaan diri bagi pemain lainnya, yang berdampak pada performa tim di IBL musim 2024," tambah Adhi.
Atas nama klub, Adhi menyampaikan harapan terbaik untuk karier Brandone Francis di masa depan. Selama IBL 2024, Brandone tampil di 26 pertandingan, mencatatkan rata-rata 21,85 poin per gim (ppg) dan 5,15 *rebound* per gim (rpg). Performa tersebut membuktikan kualitas dan kontribusinya selama bermain untuk Prawira Harum Bandung.
ANTARA
Prawira Harum Bandung akhiri kerja sama dengan Brandone Francis
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Ini 2 Lokasi Depot Air Gratis di MB Ketapang Sampit
Oli Berceceran di Bundaran Besar Jalan Pemuda Kapuas
Anak Beruang Madu yang Terpisah dari Induknya Diselamatkan Warga Seruyan
Meski Awal Musim Hujan di Kapuas Diprediksi November, El Nino Berpotensi Kurangi Intensitas Hujan hingga 2027
Induk Orangutan Terluka Tetap Jaga Anaknya di Tengah Kepungan Karhutla Desa Kandan Kotim
664 Hektare Eks Konsesi PWN di Lamandau Terbakar
Komentar (0)
Memuat komentar…







