MEDAN –
**Borneonews - Medan**, Seorang ekonom dari Universitas Islam Sumatera Utara, Gunawan Benjamin, menekankan bahwa pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI berpotensi mendongkrak perekonomian sektor pariwisata di Sumatera Utara. Ia memprediksi setidaknya lebih dari 10 ribu pengunjung dari luar daerah akan datang ke Sumut selama penyelenggaraan PON ini. Gunawan menjelaskan, partisipasi dalam acara ini melibatkan sekitar 6.281 atlet dan ditambah dengan 3.140 ofisial yang berkontribusi dalam kegiatan nasional tersebut. Selain itu, kehadiran wisatawan dan tamu lainnya akan semakin menambah jumlah kunjungan ke daerah ini. Selama kunjungan mereka di Sumatera Utara, para tamu diharapkan dapat mengeksplorasi berbagai objek wisata yang ada, khususnya di kota Medan. Gunawan mendorong agar momen ini dimanfaatkan untuk mempromosikan destinasi wisata lokal. Ia berpendapat bahwa menyediakan akomodasi dan transportasi bagi wisatawan sangat penting agar mereka dapat menikmati keindahan dan keunikan Sumut. Lebih jauh, Gunawan menyatakan bahwa promosi sektor pariwisata ini diharapkan dapat meningkatkan tingkat hunian hotel. Hal ini berpotensi memicu pengeluaran yang lebih besar dari para tamu, sehingga memberikan dampak positif pada seluruh sektor usaha yang ada. Ia juga menambahkan bahwa adanya *side event* selama PON akan memberikan kontribusi signifikan dalam menggerakkan ekonomi regional. Sebelumnya, Pemerintah Kota Medan juga menyatakan bahwa penyelenggaraan PON akan membawa dampak positif bagi pariwisata di Medan. Vianti Dewi Nasution, Sekretaris Dinas Pariwisata Medan, menyampaikan keyakinannya bahwa dengan menjadi tuan rumah yang baik pada PON 2024, pariwisata Medan akan mengalami peningkatan signifikan. Hal ini dapat menyebabkan *multiplier effect* yang positif, terutama dalam hal peningkatan okupansi hotel dan pertumbuhan bisnis di kalangan pelaku ekonomi kreatif. Vianti menegaskan bahwa kedatangan jumlah besar atlet, ofisial, dan pendukung selama PON 2024 di Sumut akan memberikan keuntungan besar bagi sektor pariwisata kota ini. Selain itu, Munarta Ginting selaku Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata Kabupaten Karo juga optimis mengenai dampak positif yang akan dirasakan oleh daerahnya. Ia berencana untuk mempromosikan berbagai tempat wisata unggulan kepada para tamu, seperti Kota Berastagi, Air Terjun Sipiso-piso, Tongging, Danau Toba, dan pemandian air panas. Keindahan alam yang ada di Karo serta keberagaman budaya diharapkan dapat memberikan daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. ANTARA