BATAM –
**Borneonews - Tanjungpinang**, Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Muhammad Rudi dan Aunur Rafiq, menunjukkan komitmen kuat untuk menggenjot investasi sebagai langkah strategis dalam mengurangi angka pengangguran serta menciptakan lapangan kerja baru di wilayah tersebut. Rudi menyampaikan, "Salah satu pendekatan untuk menanggulangi *TPT* (tingkat pengangguran terbuka) di Kepri saat ini adalah dengan meningkatkan kegiatan investasi." Pernyataannya ini disampaikan setelah mereka mendaftarkan diri untuk mengikuti Pilkada Serentak 2024 di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Riau yang terletak di Tanjungpinang, pada hari Rabu. Melihat data dari Badan Pusat Statistik (BPS), Rudi mengungkapkan bahwa tingkat pengangguran di Kepulauan Riau sudah mencapai 6,94 persen, yang masih jauh di atas rata-rata nasional yaitu sebesar 4,28 persen. Menurutnya, perlu ada prioritas pada investasi luar negeri, meskipun investasi domestik juga tetap penting dan terus berkembang. Sebagai Wali Kota Batam aktif, Rudi menegaskan bahwa selama lima tahun terakhir, Batam mengalami perkembangan signifikan dalam hal investasi. Sebagai contoh, ia merujuk pada peristiwa yang terjadi pada hari Senin, 26 Agustus, ketika Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, menandatangani kesepakatan investasi baik dari dalam negeri maupun luar negeri di Batam. Total nilai investasi tersebut mencapai Rp290 triliun dan diproyeksikan mampu menyerap sekitar 36.150 tenaga kerja. "Investasi akan menjadi salah satu program prioritas kami jika diberi kepercayaan untuk memimpin daerah Kepri dalam lima tahun ke depan," jelas Rudi. Namun, Rudi juga mencatat bahwa tidak semua kabupaten dan kota di Kepri harus mengandalkan sektor industri, sebagaimana yang sudah berlaku di Batam. Ia menekankan betapa pentingnya untuk memahami karakteristik dan tantangan masing-masing daerah guna mencari solusi yang tepat. Contohnya, Tanjungpinang yang dikenal dengan kekayaan sejarahnya harus memfokuskan pengembangan pariwisata sejarah untuk menarik lebih banyak pengunjung. Rudi menginginkan, "Jika Tanjungpinang ingin menjadi pusat kota sejarah, maka kami adalah nakhodanya." Rudi dan Rafiq maju dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau dengan dukungan dari tiga partai utama: NasDem, PDI Perjuangan, dan PSI. Selain itu, terdapat juga tiga partai pendukung lainnya yaitu Hanura, PKN, dan Buruh. Berkas pendaftaran pasangan ini telah dinyatakan lengkap dan diterima oleh KPU Kepulauan Riau. Selanjutnya, KPU akan memvalidasi keabsahan berkas yang diajukan oleh Rudi dan Rafiq. ANTARA