**Borneonews - Sukabumi, Jawa Barat**, Kepolisian Resort Sukabumi telah berhasil melakukan identifikasi terhadap terduga pelaku penganiayaan yang mengakibatkan seorang pelajar SMP negeri meninggal dunia di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Peristiwa tragis tersebut terjadi saat korban, berinisial G (15), dalam perjalanan pulang dari sekolah.
Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, menyatakan bahwa terduga pelaku penganiayaan tidak bersekolah di tempat yang sama dengan korban. Menurut keterangan yang disampaikan, G yang merupakan siswa kelas IX tersebut, mendapat serangan saat dikejar oleh oknum pelajar dari salah satu SMP swasta di daerah yang sama. Saat berusaha melarikan diri, korban terjatuh, dan pada saat itulah pelaku melukai G menggunakan senjata tajam pada bagian punggungnya.
Tim kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti-bukti yang relevan. Jenazah korban saat ini telah dibawa ke Rumah Sakit Polri Keramat Jati di Jakarta untuk proses autopsi, guna mengetahui penyebab kematian yang lebih pasti. Dengan demikian, pihak kepolisian pun kini fokus dalam melakukan pengejaran terhadap pelaku, yang diduga lebih dari satu orang.
Dalam upaya penyelidikan, kapolres mengungkapkan masih dalam proses pengumpulan keterangan dari sejumlah saksi yang mungkin memiliki informasi terkait insiden tersebut. Meskipun demikian, pihaknya belum bisa memberikan gambaran lengkap mengenai kejadian dan motif yang melatarbelakangi penganiayaan ini.
"Dari informasi awal yang diperoleh, peristiwa ini diduga berawal dari kesalahpahaman. Identifikasi pelaku masih sedang berlangsung, dan kami akan mencari tahu siapa yang berperan sebagai pelaku utama," ungkap Kapolres.
Tragedi ini terjadi di Kampung Cicewol, Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug, yang berjarak sekitar 200 meter dari rumah korban. Berdasarkan keterangan dari paman korban, Riki, G berusaha untuk pulang ketika ia dicegat oleh sejumlah pelajar lain. Ketika berusaha melarikan diri, ia terjatuh dan mengalami penganiayaan.
Kejadian berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB. Keluarga korban segera diberitahu setelah insiden terjadi, dan pada awalnya, ayahnya membawa G ke sebuah klinik. Namun, karena fasilitas yang tidak memadai, korban harus dirujuk ke RS Bhakti Medicare, sayangnya, upaya penyelamatan tersebut tidak berhasil.
Pihak kepolisian terus berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini demi keadilan bagi korban dan keluarganya.
ANTARA
Identifikasi Pelaku Penganiayaan Pelajar SMP di Sukabumi, Keluarga Berduka
Bagikan:

BOGOR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Shin Tae-yong Tekankan Pembinaan Usia Dini untuk Majukan Sepak Bola
Madura United Bidik 3 Poin saat Hadapi Persebaya
Tentara Yaman Lumpuhkan Lebih dari 300 Petempur Houthi
Veda Pratama Hormati Keputusan Pembatalan Moto3 Australia
Kebakaran Terjadi di Masjid Al-Muhajirin Cempaga Kotim
Ganda Campuran China Li/Huang Juarai Indonesia Masters 2026
Komentar (0)
Memuat komentar…







