JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaporkan bahwa pada hari Kamis, harga sejumlah komoditas pangan mengalami peningkatan yang signifikan. Di antara komoditas yang tercatat mengalami kenaikan adalah beras, bawang, daging sapi, telur, serta cabai merah keriting yang kini diperdagangkan seharga Rp50.000 per kilogram, meningkat sebesar Rp8.450. Data yang diperoleh dari Panel Harga Bapanas menunjukkan bahwa pada pukul 06.35 WIB, rata-rata harga pangan di tingkat pedagang eceran nasional mengalami kenaikan. Harga beras premium, misalnya, naik sebesar 4,83 persen atau Rp750, sehingga mencapai Rp16.280 per kilogram. Sementara itu, beras jenis medium juga mencatatkan kenaikan sebesar 3,68 persen atau Rp500, menjadikannya seharga Rp14.070 per kilogram. Beras dengan stabilitas pasokan serta harga pangan Bulog pun mengalami kenaikan tipis sebesar 1,51 persen atau Rp190, hingga mencapai Rp12.780. Selanjutnya, harga bawang merah mencatatkan lonjakan yang cukup tinggi, yakni hingga 17,19 persen atau Rp4.330, kini dijual dengan harga Rp29.520 per kilogram. Bawang putih bonggol juga mengalami kenaikan yang signifikan, mencapai 11,26 persen atau Rp4.490, sehingga harga pasar saat ini berada di level Rp44.370 per kilogram. Sementara itu, cabai merah keriting menunjukkan peningkatan harga sebesar 20,34 persen atau Rp8.450, menjadikannya Rp50.000 per kilogram. Tak kalah signifikan, cabai rawit merah juga mengalami kenaikan sebesar 11,38 persen atau Rp5.710, kini diperdagangkan seharga Rp55.870 per kilogram. Di sisi lain, harga daging sapi murni tercatat naik sebesar 2,28 persen atau Rp3.080, menjadikannya Rp138.100 per kilogram. Daging ayam ras juga menunjukkan kenaikan harga sebesar 5,43 persen atau Rp1.900, sehingga menjadi Rp36.920 per kilogram. Telur ayam ras mengalami kenaikan hingga 6,92 persen atau Rp1.970, kini dijual dengan harga Rp30.450 per kilogram. Selain itu, harga kedelai biji kering impor juga meningkat, mencapai 12,96 persen atau Rp1.540, hingga Rp13.420 per kilogram. Gula konsumsi mencatatkan kenaikan sebesar 5,98 persen atau Rp1.070, sehingga harga saat ini mencapai Rp18.970 per kilogram. Untuk minyak goreng, bahan kemasan sederhana mengalami kenaikan sebesar 8,10 persen atau Rp1.460, kini menjadi Rp19.490 per kilogram. Berbeda dengan minyak goreng curah yang justru mengalami penurunan harga sebesar 0,99 persen atau Rp160, sehingga kini diperdagangkan seharga Rp15.960 per kilogram. Harga tepung terigu curah juga meningkat sebesar 4,88 persen atau Rp500, kini seharga Rp10.750 per kilogram, sementara tepung terigu non-curah naik 4,35 persen atau Rp580 menjadi Rp13.900 per kilogram. Di level peternak, harga jagung mengalami penurunan sebesar 2,34 persen atau Rp140, kini diperdagangkan seharga Rp5.850 per kilogram. Garam halus beryodium mengalami kenaikan ringan, sebesar 1,31 persen atau Rp150, menjadi Rp11.630 per kilogram. Harga ikan kembung melonjak hingga 25,17 persen atau Rp9.440, sehingga harga saat ini mencapai Rp46.950 per kilogram. Ikan tongkol juga mencatatkan kenaikan yang cukup tinggi, sebesar 30,40 persen atau Rp9.780, menjadikannya Rp41.950 per kilogram. Ikan bandeng turut mengalami kenaikan, sebesar 4,38 persen atau Rp1.470, kini menjadi Rp35.020 per kilogram. ANTARA