JAKARTA –
**Borneonews - Sorong, Papua Barat Daya**, Ketua Divisi Teknis Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Idham Holik, melakukan monitoring terhadap pelaksanaan pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur di daerah otonom baru (DOB) Provinsi Papua Barat Daya. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua persiapan telah berjalan dengan baik sebelum proses pemilihan dimulai. Dalam kunjungannya di Sorong, pada hari Kamis, Idham menyatakan, "Kami datang ke sini untuk melihat secara langsung bagaimana persiapan KPU Provinsi Papua Barat Daya dalam menerima pasangan calon." Ia menegaskan bahwa pihak KPU setempat telah memberikan perhatian penuh dalam mempersiapkan pendaftaran bakal pasangan calon, meskipun ini adalah kali pertama mereka menyelenggarakan pemilihan umum. Idham menjelaskan lebih lanjut bahwa tujuan dari monitoring yang ia lakukan adalah untuk menjamin agar seluruh proses pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak ini dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Menurutnya, KPU RI memiliki kewenangan untuk melakukan monitoring di seluruh daerah di Indonesia dalam rangka memastikan bahwa pesta demokrasi yang diadakan setiap lima tahun ini berlangsung baik dan lancar. "Pada masa pendaftaran pasangan calon yang berlangsung dari tanggal 27 hingga 29 Agustus 2024, KPU RI menjalankan kebijakan monitoring untuk pelaksanaan penerimaan pendaftaran pasangan calon. Kunjungan kami ke Papua Barat Daya, sebagai provinsi termuda di Indonesia, sangat penting mengingat ini adalah penyelenggaraan pilkada yang pertama di wilayah tersebut," tambahnya. Idham juga menegaskan bahwa kesiapan KPU Provinsi Papua Barat Daya dalam menyambut para pasangan calon gubernur dan wakil gubernur telah mencapai 100 persen. "Semua sudah siap. Pengamanan juga patut diapresiasi, dan kami berharap pelaksanaannya berjalan lancar," ujarnya. Di sisi lain, Ketua KPU Papua Barat Daya, Andarias Daniel Kambu, mengungkapkan bahwa terdapat lima bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang dijadwalkan mendaftar pada hari terakhir pendaftaran. "Menurut informasi yang kami terima, ada lima pasangan calon. Kemarin, ada satu pasangan yang mendaftar, tetapi persyaratan mereka belum lengkap sehingga kami kembalikan untuk dilengkapi," jelasnya. Andarias memastikan bahwa semua tahapan Pilkada 2024 di Provinsi Papua Barat Daya berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh KPU RI. Pada hari terakhir pendaftaran, semua anggota KPU telah bersiap untuk menyambut kehadiran calon pemimpin daerah tersebut. ANTARA