YOGYAKARTA –
**Borneonews - Sleman**, Pemerintah Kabupaten Sleman yang terletak di Daerah Istimewa Yogyakarta berkomitmen untuk meningkatkan kegiatan perekonomian di Pasar Godean. Pasar ini telah menjalani proses revitalisasi dan baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menyatakan bahwa upaya pengoptimalan Pasar Induk Godean akan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan mobilitas pasar serta mendorong perputaran ekonomi di wilayah setempat dan di Sleman secara keseluruhan. Ia menekankan pentingnya menarik minat masyarakat untuk berbelanja dan bertransaksi di Pasar Godean, yang berfungsi sebagai gerbang perekonomian di bagian barat Sleman. "Kami berharap keberadaan pasar yang baru ini mampu memicu aktivitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat di Sleman," ujarnya. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman juga telah menyiapkan skema penataan bagi para pedagang di Pasar Godean setelah proses revitalisasi selesai. Kepala Disperindag Kabupaten Sleman, Mae Rusmi Suryaningsih, mengungkapkan bahwa revitalisasi Pasar Godean dimulai sejak pertengahan April 2023. Menurutnya, pasar ini akan menampung sekitar 1.837 pedagang yang sebelumnya beroperasi di lokasi tersebut sebelum revitalisasi dilakukan. Penataan untuk pedagang akan mengacu pada sistem zonasi yang disesuaikan dengan jenis komoditas yang dijual oleh masing-masing pedagang. Lantai pertama pasar akan dialokasikan untuk pedagang yang menawarkan komoditas basah, seperti sayur, buah, dan daging. Pedagang yang menjual komoditas basah akan ditempatkan dekat dengan saluran air untuk menjaga kesegaran produk mereka. Sementara itu, lantai dua akan diisi oleh penjual kerajinan, aksesori, kuliner, serta peralatan pertanian, penjual sepeda, dan tempat ibadah. Lantai tiga direncanakan digunakan sebagai kantor. Jumlah pedagang yang akan menempati gedung baru di Pasar Godean sudah ditetapkan, dan tidak akan berubah karena telah disetujui oleh Kementerian Perdagangan. Selain itu, Pasar Godean juga direncanakan untuk terhubung dengan *food court* dan akan ada tambahan bangunan parkir yang diproyeksikan mulai dibangun pada tahun 2025. Peresmian Pasar Induk Godean dilakukan oleh Presiden Joko Widodo, yang diselenggarakan oleh Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah DIY. Acara tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti dan penekanan tombol sirene oleh Presiden Jokowi didampingi oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X serta Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo pada Rabu, 28 Agustus. ANTARA