JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, PT Pertamina (Persero) telah melaksanakan program Pertamina Energi Negeri (PEN) 7.0 secara bersamaan di 79 sekolah dasar (SD) di seluruh Indonesia, sebagai bagian dari upaya untuk mendukung dan memajukan pendidikan di Tanah Air. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperingati Hari Ulang Tahun Ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia. PEN 7.0, yang diselenggarakan pada tahun 2024, merupakan sebuah inisiatif tahunan di mana para perwira Pertamina memberikan kontribusi yang tulus kepada generasi muda, yang merupakan harapan dan calon pemimpin bangsa di masa depan. Menurut Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, program ini mencerminkan komitmen nyata Pertamina dalam memperhatikan dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Fadjar menjelaskan bahwa kegiatan PEN 7.0 melibatkan para perwira dari seluruh unit Pertamina, termasuk *holding*, *subholding*, dan anak perusahaan yang ada di seluruh nusantara. Istilah "Perwira" sendiri merupakan singkatan dari Pertamina Wira, yang menandakan kebanggaan sebagai bagian dari perusahaan energi terkemuka di Indonesia. Dalam pelaksanaannya, para perwira berperan sebagai relawan yang melaksanakan berbagai tugas, mulai dari fasilitator, pengajar, hingga dokumentator. Mereka bekerja sama untuk berbagi pengetahuan kepada anak-anak melalui berbagai saluran pendidikan. Fokus utama dari PEN adalah memberikan edukasi yang bermanfaat dan motivasi kepada siswa, terutama yang berada di tingkat SD. Hal ini mencakup pengenalan pentingnya energi dan cara mengelolanya dengan bijak sejak usia dini. Tema PEN 7.0 kali ini adalah "Arutala", yang diambil dari bahasa Sansekerta dan berarti "Cita-cita Tinggi nan Mulia". Sedangkan slogan yang diusung adalah "Kami Tahu, Kami Bisa! Berbagi Pengetahuan, Cerdaskan Anak Negeri". Di Sorong, Papua Barat Daya, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) menjalankan program ini di SD YPK III Bethel, yang merupakan sekolah pertama yang didirikan di Kota Sorong, tepatnya di Pulau Dum. Selain memberikan edukasi, KPI juga menyerahkan bantuan berupa perlengkapan untuk proses belajar mengajar. Di Plaju, Sumatera Selatan, sebanyak 25 relawan dari Perwira Pertamina berkolaborasi untuk memberikan edukasi dan motivasi di SDN 231 dan SDN 225 Palembang. Mereka memperkenalkan para siswa kepada berbagai aspek industri migas yang dikelola oleh Pertamina serta menyerahkan bantuan untuk pembangunan sarana dan prasarana di sekolah tersebut. Di Bogor, Jawa Barat, 15 relawan Perwira Pertamina juga terlibat dalam berbagi pengetahuan dan memberikan inspirasi positif kepada para siswa. Mereka mengenalkan upaya Pertamina dalam pencarian sumber daya migas kepada sekitar 90 siswa di SD Negeri Cibuluh 1. Program di Bogor ini bertujuan untuk memberikan edukasi ringan tentang operasional Pertamina di luar negeri, pemahaman tentang bahasa *Inggris*, serta pengenalan nilai-nilai *AKHLAK* kepada anak-anak. Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Pertamina Internasional EP (PIEP), Jaffee A Suardin, yang turut berkontribusi dalam program tersebut. Sementara itu, di Jakarta, kegiatan PEN diselenggarakan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 03 Pagi Kebagusan, Jakarta Selatan, dengan dukungan dari tim Pertamina Peduli dan berbagai organisasi di lingkungan Pertamina. Direktur Utama Pertamina Hulu Energi (PHE), Chalid Said Salim, mendorong para siswa untuk tetap bersemangat dalam menggapai cita-cita. Ia menekankan pentingnya belajar dengan bimbingan guru dan selalu meminta doa dari orang tua untuk meraih kesuksesan di masa mendatang. ANTARA