**Borneonews - Markas PBB**, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyampaikan keprihatinan yang mendalam terkait insiden yang terjadi di sekitar fasilitas nuklir di Ukraina dan Rusia, saat konflik antara kedua negara masih berlangsung. Hal ini disampaikan oleh Asisten Sekretaris Jenderal untuk Eropa, Asia Tengah, dan Amerika, Miroslav Jenca, dalam sebuah pertemuan yang diadakan oleh Dewan Keamanan PBB mengenai situasi di Ukraina.
Jenca menekankan, Kami merasa prihatin terhadap insiden yang dilaporkan di sekitar fasilitas nuklir di Ukraina dan Rusia. Pernyataan tersebut mencerminkan perhatian besar PBB terhadap potensi ancaman yang mungkin timbul akibat ketegangan yang ada.
Lebih lanjut, PBB juga memberikan apresiasi atas kunjungan Rafael Grossi, Kepala Badan Energi Atom Internasional (*IAEA*), beserta timnya ke Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Kursk. Kunjungan ini berlangsung setelah Grossi menerima undangan dari Presiden Rusia, Vladimir Putin, menyusul percobaan serangan drone yang dilakukan oleh Ukraina yang menargetkan PLTN tersebut.
Dalam pernyataannya, Grossi menegaskan bahwa serangan terhadap pembangkit listrik tenaga nuklir dalam kondisi apapun adalah tindakan yang sangat tidak dapat diterima. Ini menunjukkan betapa pentingnya keamanan dan keselamatan fasilitas nuklir di tengah kondisi perang.
Sementara itu, pihak berwenang setempat juga telah mengumumkan pembatasan akses ke Kurchatov, kota di mana PLTN Kursk berada, sebagai langkah pencegahan di tengah invasi yang sedang berlangsung oleh Ukraina di wilayah Kursk. Tindakan ini diambil untuk menjaga keamanan dan mencegah potensi risiko yang lebih besar terkait dampak konflik terhadap fasilitas kritis tersebut.
ANTARA
PBB Ungkap Kekhawatiran Terhadap Fasilitas Nuklir Ukraina dan Rusia
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Komentar (0)
Memuat komentar…







