JAKARTA –
**Borneonews - Kairo**, Palestina meminta komunitas internasional untuk memberikan tekanan kepada Israel agar Presiden Mahmoud Abbas dapat melakukan kunjungan ke Jalur Gaza. Permintaan ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina, Varsen Aghabekian Shahin, dalam wawancara dengan Sputnik. Dilaporkan sebelumnya oleh portal berita Walla, Otoritas Nasional Palestina telah mengajukan permohonan kepada otoritas Israel untuk memberikan izin bagi kunjungan Presiden Abbas ke Gaza dalam waktu yang dekat. Namun, beberapa waktu setelah pengajuan tersebut, Riyad al-Maliki, penasihat presiden yang juga menjabat sebagai utusan khusus untuk urusan hubungan internasional, mengonfirmasi bahwa Israel telah menolak permintaan tersebut. Shahin menyatakan, "Kami akan berusaha sekuat tenaga agar kunjungan Presiden Mahmoud Abbas ke Jalur Gaza dapat terlaksana. Sebuah komisi Palestina telah dibentuk untuk mengatur semua yang terkait dengan kunjungan ini." Ia juga menekankan perlunya dukungan dari komunitas internasional dengan harapan tekanan dapat dilakukan ke arah Israel untuk memastikan bahwa kunjungan itu terjadi. Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Otoritas Palestina telah menghubungi seluruh duta besar dan perwakilan di berbagai negara serta di berbagai tingkat untuk menggalang dukungan internasional yang diperlukan bagi inisiatif ini. ANTARA