BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Upaya menghindari terjadinya kelotok karam akibat muatan sarat penumpang dan barang, jajaran Satpolair Polres Kapuas menegur juragan kelotok yang memuat penumpang berlebihan dari semua jurusan. Beberapa speadboat patroli mulai H+4 melakukan patroli di sepanjang Sungai Kapuas, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.
Seperti yang terpantau, hanya beberapa menit meninggalkan Pelabuhan di Terusan, Kecamatan Batagguh Kapuas, petugas mendapati kelotok dari jurusan Terusan menuju ke Pelabuhan Danau Mare. Kelotok tersebut tampak penuh muatan arus balik, saat melintas di Sungai Kapuas, Sabtu (9/7) sore. Di atas kelotok juga terlibat beberapa buah motor roda dua sehingga kondisinya sangat berbahaya.
Polisi langsung meminta kepada nakhoda untuk menepikan kelotoknya. Polisi memindahkan atau mengevakuasi sebagian penumpangnya ke dalam kapal patroli Satpolair dan selanjutnya penumpang dibawa menuju ke Pelabuhan Danau Mare Kapuas. Kemudian juragan kelotok yang membawa sarat penumpang ditegur polisi. Polisi meminta agar jangan lagi memuat penumpang berlebihan.
Kapolres Kapuas AKBP Jukiman Situmorang, melalui Kasatpolair AKP Waryono, Minggu (10/7) mengatakan untuk mengantisipasi kelotok tenggelam akibat penuh muatan, maka pihaknya langsung memerintahkan kepada jurumudi untuk mengevakuasi sebagian penumpang di dalam kelotok ke kapal patroli. Polisi juga menegur nakhoda yang bersangkutan.
Sebab dengan banyaknya penumpang di dalam kelotok, maka sudah dipastikan tidak sesuai jumlah pelampung atau life jacket yang ada di dalam kelotok. Apalagi sungai yang dilintasi cukup luas. Pesan ini tetap disampaikan kepada semua nakhoda atau juragan kelotok. (DJEMMY NAPOLEON/m)








