JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Sekretaris Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Maman Imanulhaq, menegaskan bahwa partainya hingga saat ini tidak berencana untuk mengalihkan dukungannya kepada Anies Baswedan dalam Pilkada Jakarta 2024. Ia menekankan bahwa PKB tetap akan mengawal dukungan yang sebelumnya diberikan kepada Anies Baswedan. Menurut Maman, belum ada keputusan resmi dari PKB untuk merubah dukungan yang sudah ditetapkan. Dalam pernyataannya, ia menyebutkan bahwa awalnya PKB memberikan dukungan kepada Anies Baswedan, namun seiring dengan perkembangan situasi, keputusan tersebut beralih kepada pasangan yang didukung oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus. Hingga saat ini, ia menegaskan bahwa posisi PKB tetap sama dan tidak berubah. Maman secara tegas membantah rumor yang mengklaim bahwa PKB telah berbalik mendukung Anies. Ia menyebutkan bahwa kabar tersebut adalah berita bohong. "Sampai hari ini, PKB masih berpartisipasi dalam KIM Plus dan tidak ada perubahan. Jika muncul pernyataan atau meme yang menyatakan bahwa kami beralih mendukung pasangan lain, itu bisa dikategorikan sebagai hoaks," ungkapnya. Ia juga menjelaskan situasi di mana bendera PKB tidak terlihat saat pasangan Ridwan Kamil dan Suswono, yang diusung oleh KIM Plus, mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jakarta. Maman menegaskan bahwa ketidakhadiran bendera tersebut mungkin disebabkan oleh kesibukan pasca-muktamar yang membuat anggota partai tidak sempat memasangnya. Selain itu, ia mengakui adanya kegigihan dari pendukung Anies Baswedan yang berupaya untuk mempromosikan mantan Gubernur Jakarta tersebut melalui berbagai cara, termasuk menciptakan meme di media sosial. "Meskipun ini adalah cara yang tidak formal dan mungkin tidak valid, jika ingin informasi yang lebih resmi, sebaiknya langsung bertanya kepada partai terkait mengenai dukungan tersebut," kata Maman. Di sisi lain, Anies Baswedan menghadapi tantangan besar, terutama setelah peluang untuk maju melalui PDI Perjuangan telah tertutup. Pada tanggal 28 Agustus, PDI Perjuangan telah resmi mendaftarkan pasangan Pramono Anung dan Rano Karno ke KPU DKI Jakarta. Sebelumnya, PKS, PKB, dan Partai NasDem telah menyatakan berpisah dari dukungan kepada Anies dan kini berkolaborasi dengan sembilan partai politik lainnya dalam KIM Plus untuk mengusung Ridwan Kamil dan Suswono dalam Pilkada Jakarta 2024. Meski demikian, Partai Buruh pada tanggal 28 Agustus silam membuka peluang untuk membentuk koalisi baru yang dapat mendukung Anies Baswedan sebagai calon gubernur untuk Pilkada yang akan datang. ANTARA