JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menyampaikan bahwa penyelenggaraan International Sustainability Forum (ISF) 2024 merupakan kelanjutan dari acara serupa yang dilaksanakan pada tahun sebelumnya. Diharapkan, forum ini akan memberikan berbagai kesepakatan yang bermanfaat. Luhut menjelaskan bahwa tujuan dari ISF adalah untuk menjadikan forum ini sebagai agenda rutin tahunan yang dapat terus mendukung upaya keberlanjutan di Indonesia. Pernyataan ini disampaikan dalam sambutannya yang dilakukan secara daring. Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves, Rachmat Kaimuddin, melaporkan bahwa saat ini sudah terdapat lebih dari 8.000 peserta yang mendaftar untuk mengikuti acara tersebut. Forum ini akan menampilkan sekitar 15 sesi diskusi tematik, serta berbagai pertemuan lainnya yang fokus pada penyelarasan pertumbuhan ekonomi dan pengembangan industri hijau melalui pemanfaatan sumber energi baru dan terbarukan. Topik yang akan dibahas meliputi teknologi dan upaya untuk menjaga lingkungan dari polusi udara serta pengelolaan sampah. Rachmat juga memaparkan bahwa para delegasi yang diundang dalam acara ini akan menggunakan kendaraan listrik, yang merupakan langkah nyata untuk mengurangi emisi karbon. Acara yang dijadwalkan berlangsung pada 5-6 September 2024 di Jakarta ini akan dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari negara-negara tetangga, seperti Singapura, Malaysia, dan Vatikan. Lebih lanjut, Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Kemaritiman, Investasi, dan Luar Negeri Kadin, Shinta W. Kamdani, menekankan harapan agar ISF dapat semakin mengukuhkan Indonesia sebagai aktor utama dalam ekonomi berkelanjutan. Shinta juga menekankan pentingnya forum ini sebagai platform untuk bertukar ide dan belajar mengenai penerapan praktik terbaik terkait keberlanjutan. Hal ini juga menjadi momen untuk mempromosikan kekayaan Indonesia dan berbagai peluang bisnis yang mengedepankan prinsip *sustainability*. Melalui penyelenggaraan ISF 2024, diharapkan dapat menarik perhatian dunia terhadap potensi Indonesia, sehingga memberikan lebih banyak kesempatan dan peluang bagi semua pihak yang terlibat. ISF 2024 bertujuan untuk mengumpulkan para pemimpin dari berbagai sektor dan negara untuk mendiskusikan solusi serta berbagi praktik terbaik dalam menghadapi tantangan iklim. Forum ini akan menyoroti lima pilar utama, yaitu ekonomi hijau, transisi energi, konservasi alam dan keanekaragaman hayati, gaya hidup berkelanjutan, serta ekonomi kelautan. ANTARA