BOGOR –
**Borneonews - Kabupaten Bogor**, Pasangan calon bupati dan wakil bupati, Rudy Susmanto dan Jaro Ade, telah resmi mendaftar sebagai peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Keduanya diusung oleh koalisi Partai Gerindra yang berkolaborasi dengan tujuh partai politik lainnya dalam proses pencalonan ini. Kegiatan pendaftaran ini dimulai dengan arak-arakan yang melibatkan banyak pendukung. Mereka berangkat dari Stadion Pakansari, Cibinong dan menuju Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor pada hari Kamis. Rombongan tersebut disambut oleh jajaran KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat yang mengamati proses pendaftaran. Ketua KPU Kabupaten Bogor, Muhammad Adi Kurnia, menjelaskan bahwa setelah pendaftaran, pihaknya akan melakukan verifikasi terhadap kelengkapan dokumen yang diajukan. Hal ini sesuai dengan Peraturan KPU nomor 2 tahun 2024. “Kita akan memeriksa apakah dokumen pencalonan dan dokumen calon sudah lengkap,” tambahnya. Adi juga menginformasikan bahwa pada hari yang sama, ada dua pasangan calon yang akan mendaftar. Selain pasangan Rudy-Jaro, pasangan dari PDIP juga dijadwalkan untuk mendaftar pada sore hari. KPU Kabupaten Bogor akan membuka pendaftaran hingga pukul 23.59 WIB pada hari terakhir pendaftaran ini. Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa bakal calon bupati diharapkan sudah bersiap di rumah sakit di Jakarta karena pada tanggal 31 akan dilaksanakan tes kesehatan di RSPAD Gatot Subroto. Sebelumnya, Partai Gerindra telah menjalin kerjasama dengan tujuh partai politik dan partai non-parlemen lainnya untuk mempersiapkan Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Bogor. Kesepakatan untuk mengusung Rudy Susmanto dan Jaro Ade terjadi dalam pertemuan yang diselenggarakan di Hotel Harris, Cibinong pada Rabu. Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bogor, Iwan Setiawan, menyebutkan bahwa pimpinan partai yang hadir dalam pertemuan tersebut berasal dari Gerindra, Golkar, PPP, PAN, Demokrat, dan PKS. Meskipun PKB dan NasDem tidak mengirimkan perwakilan, kedua partai ini tetap memberikan dukungan. Dengan bergabungnya berbagai partai dalam koalisi, hanya PDIP yang tersisa untuk bersaing dalam kontestasi Pilkada mendatang di Kabupaten Bogor. ANTARA