**Borneonews - Denpasar**, Bakal calon wakil gubernur Bali, Nyoman Giri Prasta, yang diusung oleh PDI Perjuangan, telah mengeluarkan instruksi kepada para pendukungnya untuk segera menurunkan baliho yang memuat gambarnya. Tindakan ini diambil setelah pendaftaran pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bali, sebagai tanggapan atas arahan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali mengenai pelaksanaan *green election* atau pemilu hijau dengan mengurangi penggunaan media kampanye berupa baliho.
Giri Prasta menyampaikan telah meminta kepada para pendukungnya untuk melakukan pembersihan semua baliho yang ada. Pernyataan tersebut disampaikan di Denpasar pada hari Kamis. Selama beberapa bulan terakhir, wajah Giri Prasta memang telah banyak terlihat pada baliho yang terpasang di berbagai lokasi strategis di jalan-jalan.
Sebagai seorang bupati Badung, Giri Prasta menegaskan bahwa dirinya berpegang pada prinsip untuk mengikuti semua regulasi yang telah ditetapkan. Ia menyatakan bahwa jika KPU Bali mengambil langkah untuk menerapkan *green election* melalui pembatasan baliho, maka pihaknya akan mematuhi kebijakan itu.
Dalam kesempatan yang sama, Wayan Koster, bakal pasangan calon gubernur Bali dari PDI Perjuangan, juga mengungkapkan dukungannya terhadap konsep Pilkada Bali saat ini. Ia menekankan bahwa rencana yang dikembangkan oleh penyelenggara pemilu sejalan dengan nilai-nilai kearifan lokal yang mereka angkat dalam visi dan misi, yaitu membangun Bali yang berkualitas, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
Koster menambahkan bahwa tidak hanya dari segi kebijakan, tetapi dalam pelaksanaan kampanye, penting untuk mengurangi penggunaan baliho. Hal ini dilakukan untuk menjaga estetika alam Bali yang merupakan destinasi wisata. Ia berpendapat bahwa harus ada tampilan yang mencerminkan lingkungan yang bersih, berbudaya, serta tampak indah agar keindahan alam tidak terganggu.
KPU Bali, saat menyambut pasangan calon Wayan Koster dan Giri Prasta, juga menegaskan pentingnya untuk mengurangi penggunaan baliho dan turut aktif dalam penanaman bibit pohon sebagai bagian dari konsep *green election*. Ketua KPU Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, mengungkapkan harapan agar dalam kompetisi demokrasi yang akan datang, setiap calon akan berupaya menjaga keindahan Bali dengan memperhatikan pelaksanaan *green election*, termasuk dengan menekan penggunaan baliho.
ANTARA
Giri Prasta Instruksikan Pendukung Turunkan Baliho untuk Green Election
Bagikan:

DENPASAR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Adam Alis Cetak Gol Penentu Kemenangan Persib atas Garudayaksa 2-1
Hujan Perdana Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang
Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Rumah dan 1 Masjid di Kotim
Saingi China, Pabrik Mobil Jepang Pangkas Masa Pengembangan Model Baru
PDIP Dukung Revisi UU Peradilan Militer Pascaputusan MK
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
Komentar (0)
Memuat komentar…







