PONTIANAK –
**Borneonews - Pontianak**, Pasangan calon petahana, Edi Rusdi Kamtono dan Bahasan, telah resmi mendaftarkan diri sebagai kandidat dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak 2024. Seluruh berkas pencalonan yang disampaikan dinyatakan lengkap dan diterima oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Pontianak. Ketua KPUD Pontianak, David Teguh, mengungkapkan bahwa pendaftaran tersebut berlangsung pada Hari Kamis. Ia menyatakan, "Hari ini, kami terima pendaftaran pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak, yaitu Edi Rusdi Kamtono dan Bahasan. Kami melakukan verifikasi yang sama seperti terhadap calon-calon sebelumnya, dan berkas yang diajukan telah dinyatakan lengkap dan disetujui." Seusai pendaftaran ini, berkas pencalonan akan melalui proses verifikasi oleh pihak KPUD Pontianak. Tindak lanjut dari proses ini, pada tanggal 30 hingga 31 Agustus 2024, pasangan calon tersebut akan menjalani tes kesehatan yang akan dilaksanakan di RSUD Soedarso Pontianak. Tes ini mencakup evaluasi kondisi fisik dan mental. David juga menambahkan bahwa hingga saat ini, baru ada dua pasangan calon yang telah meminta akun *silon* dan pengumuman. "Namun, kita masih menunggu hingga penutupan pendaftaran pada pukul 11.59 WIB hari ini untuk melihat berapa banyak calon yang secara resmi mendaftarkan diri untuk Pilkada 2024 ini," jelasnya. Di sisi lain, Edi Rusdi Kamtono, yang merupakan bakal calon Wali Kota Pontianak, menyatakan komitmennya untuk maju kembali dengan mengusung visi 'Pontianak Unggul, Sejahtera, dan Berkelanjutan'. Ia menjelaskan bahwa prestasi yang telah diraih sebelumnya, seperti peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pengurangan angka stunting dan kemiskinan, serta pengelolaan pemerintahan yang efektif menjadi modal penting untuk memenangi pemilihan mendatang. “Target kemenangan yang kami tetapkan adalah di atas 70 persen. Kami didukung oleh koalisi besar yang memiliki 31 kursi di DPRD. Program kerja kami akan melanjutkan kebijakan dari periode sebelumnya dengan fokus pada peningkatan kualitas infrastruktur, kemudahan akses pendidikan, serta penanganan stunting di sektor kesehatan dan berbagai aspek lainnya,” pungkasnya. ANTARA