PADANG –
**Borneonews - Padang**, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat menunjukkan komitmennya dalam memerangi penyalahgunaan narkotika melalui pemeriksaan tes urine terhadap pasangan calon kepala daerah yang akan berpartisipasi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Kegiatan ini dilaksanakan baik di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi. Dalam pernyataannya, Kepala BNNP Sumbar, Brigjen Pol Ricky Yanuarfi, menekankan pentingnya langkah ini untuk memastikan bahwa para calon pemimpin daerah yang akan berkompetisi, bebas dari pengaruh narkoba. Ia melanjutkan bahwa pemeriksaan urine adalah bagian integral dari proses seleksi yang bertujuan untuk mendeteksi kemungkinan penyalahgunaan narkotika. “Langkah ini diambil untuk melindungi masyarakat Sumatera Barat dari dampak negativ yang mungkin timbul akibat keterlibatan pemimpin dalam penyalahgunaan narkoba,” ungkapnya. Ricky Yanuarfi juga berharap agar semua pasangan calon lainnya dapat ambil bagian dalam kegiatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Kegiatan yang dilakukan bukan sekedar memenuhi persyaratan administratif, melainkan juga merupakan komitmen moral untuk menciptakan Sumatera Barat yang bersih dari narkoba. Ditekankan bahwa sinergi antara penyelenggara pemilu, BNNP Sumbar, dan semua pihak terkait diharapkan dapat melahirkan pemimpin yang berintegritas. Pemimpin yang diharapkan dapat membawa provinsi ini menuju masa depan yang lebih baik dan bebas dari penyalahgunaan serta peredaran narkotika. Selain pemeriksaan urine, BNNP Sumbar juga akan mengambil langkah-langkah tambahan dalam memantau para pasangan calon yang bertarung dalam Pilkada Sumbar 2024. Melihat kondisi yang ada, Sumatera Barat tercatat sebagai salah satu daerah yang rawan peredaran narkoba, berada di urutan keenam di Indonesia. Saat ini, diperkirakan ada sekitar 65 ribu warga Sumatera Barat yang terjerat dalam masalah narkoba hingga tahun 2024. Untuk itu, perhatian serius dan kerjasama dari seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk mencegah peredaran narkoba yang semakin meluas. ANTARA