BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebanyak 1.969 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terdeteksi bolos kerja di hari pertama masuk kerja setelah libur panjang Hari Idul Fitri.
Hal ini terungkap saat Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran meminta catatan ketidakhadiran ASN dalam Apel Besar Gabungan di Halaman Kantor Gubernur Kalteng, Senin (11/7/2016) pagi. Tercatat, dari jumlah pegawai di lingkungan Pemprov sebanyak 5.745 orang, yang hadir hanya sekitar 3.776 orang.
"Bagi yang tidak masuk, saya ulangi lagi, kalau memang tidak jelas, tunjangannya jangan dibayar, Pak Sekda. Ini untuk sanksi mereka. Setuju?" tanya Gubernur yang disambut persetujuan dan tepuk tangan dari ASN yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Karena banyaknya persetujuan, artinya Gubernur didukung penuh dalam putusan ini sehingga gubernur meminta Sekda untuk benar-benar mengecek alasan ketidakhadiran ASN ini. Karena memang alasannya bervariasi, ada yang dinas luar, izin, sakit hingga tanpa keterangan yang jelas.
"Bagi yang sakit mudah-mudahan di rumah sakit, supaya bisa saya jenguk. Saya mau bantu dana pengobatannya," tambah gubernur.
Usai apel, gubernur turun ke lapangan untuk merasakan rumput hijau halaman kantordan menyalami pimpinan barisan ASN yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ini bentuk apresiasi gubernur atas kehadiran para ASN di hari pertama ini. (TESTI PRISCILLA/m)








