BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran menemukan titik api di provinsi yang dipimpinnya ini. Hal ini menandakan status Siaga Darurat selama 90 hari yang dilakoni Kalteng sudah tepat.

"Saat saya terbang ke Pangkalan Bun waktu Lebaran hari pertama pukul 15.00 WIB, saya melihat titik api di antara Kotim (Kotawaringin timur) dan Katingan. Nah, saya minta supaya ini BPBD berkoordinasi dengan TNI dan Polri mencari titik tersebut. Kalau itu betul kebun, saya minta untuk dipadamkan. Di samping itu kalau itu korporasi akan kita tindak sesuai undang-undang," ujar gubernur.

Berdasarkan ramalan Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Kalimantan Tengah sudah memasuki musim kemarau  pada Juli 2016, 

"Untuk itu saya minta agar dilakukan upaya-upaya baik pencegahan maupun penanggulangan kebakaran hutan, lahan dan kebun. Saya juga minta agar pembangungan sumur bor yang telah direncanakan supaya dipercepat penyelesaian dan pengoperasian sumur-sumur bor tersebut," pungkasnya. (TESTI PRISCILLA/m)