JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta Selatan**, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Bazis Jakarta Selatan merencanakan program bedah rumah di empat lokasi yang berbeda di setiap kelurahan. Upaya ini bertujuan untuk meratakan penerima manfaat program tersebut di seluruh wilayah. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Baznas Bazis Jakarta Selatan, Ahmad Kahpi, menyatakan bahwa kuota bedah rumah diharapkan mencapai tiga hingga empat unit per kelurahan di wilayah Jakarta Selatan. Saat ini, proyek tersebut mencakup 65 kelurahan di 10 kecamatan yang ada di Jakarta Selatan. Kahpi menambahkan, hingga saat ini, sebanyak 82 rumah telah berhasil dibedah dari target keseluruhan sebanyak 180 rumah. Program bedah rumah ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas kesehatan warga dan memperbaiki kondisi permukiman bagi mereka yang kurang mampu. Program tersebut dibiayai dari zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang telah dihimpun dari masyarakat. Salah satu lokasi yang sudah selesai pengerjaannya adalah di Jalan Damai IV, RT 01/02, Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Lurah Cipete Utara, Supriyanto, menyatakan bahwa program ini sejalan dengan tujuan Baznas Bazis untuk memastikan bahwa donasi yang diterima kembali digunakan untuk kepentingan masyarakat. Ia menjelaskan, "Dengan adanya rumah yang layak, diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi warga dan meningkatkan kualitas kesehatan mereka." Ketua RW 02, Wadiyo, juga memberikan apresiasi terhadap program bedah rumah yang diperuntukkan bagi salah satu warganya, Sahro, yang bekerja sebagai pengemudi *ojek daring*. Ia menjelaskan, rumah Sahro yang berukuran 3x10 meter persegi sangat membutuhkan perbaikan akibat kondisinya yang tidak layak huni. "Kami sebagai pengurus lingkungan merasa senang dapat berkontribusi dalam mengajukan program bedah rumah ini, dan kami berharap inisiatif ini bisa menjangkau lebih banyak rumah yang membutuhkan perbaikan di kawasan kami," pungkasnya. ANTARA