JAYAPURA –
**Borneonews - Jayapura**, Penjabat Gubernur Papua, Ramses Limbong, mengharapkan agar penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) di daerah setempat dapat memperkuat upaya mitigasi dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang dijadwalkan pada tahun 2024. Hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang tidak diinginkan selama proses pemilihan. Dalam sebuah kesempatan silaturahmi yang berlangsung di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua, Ramses mengungkapkan bahwa ia ingin melihat secara langsung persiapan pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur, terutama di hari terakhir pendaftaran tersebut. Gubernur menggarisbawahi pentingnya pemantauan secara terus-menerus terhadap persiapan Pilkada serentak di Provinsi Papua. Ia menekankan perlunya menjaga agar segala sesuatunya berlangsung dengan tertib, aman, serta damai, demi mencegah terjadinya kericuhan yang bisa merusak jalannya pemilu. "Mitigasi ini sangat krusial dilakukan sejak awal agar kita bisa mendapatkan pemimpin yang paling baik untuk mendukung perkembangan Papua ke depannya," kata Ramses. Ia menambahkan bahwa Papua adalah milik warga Papua yang lahir dan besar di wilayah tersebut, sehingga semua pihak perlu bersikap bijak dalam konteks Pilkada. Ramses berharap agar Pilkada bisa berlangsung dengan lancar, di mana masyarakat diimbau untuk bersama-sama memilih pemimpin-pemimpin terbaik. Ia juga menekankan pentingnya menghindari segala bentuk kerusuhan atau tindakan yang dapat merusak tatanan demokrasi di tanah Papua. Sementara itu, Ketua KPU Papua, Steve Dumbon, menyampaikan bahwa persiapan pendaftaran calon telah mencapai 100 persen. KPU Papua juga terus berkolaborasi dengan pihak keamanan untuk memastikan bahwa pelaksanaan pendaftaran di hari terakhir ini berlangsung tanpa hambatan. "Di hari terakhir pendaftaran, pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Papua yang mendaftar adalah Mathius Derek Fakhiri dan Aryoko Rumaropen, serta Benhur Tomi Mano dan Yeremias Bisai," ujarnya. ANTARA