MANOKWARI –
**Borneonews - Sorong**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Barat Daya menyampaikan bahwa pencalonan Elisa Kambu dan Ahmad Nasrauw sebagai bakal calon gubernur dan wakil gubernur Papua Barat Daya untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 telah memenuhi semua syarat yang diperlukan. Ketua KPU, Andarias Kambu, menjelaskan bahwa syarat pencalonan pasangan tersebut sudah lengkap per hari Kamis, 29 Agustus 2024, setelah mereka melengkapi satu dokumen yang sempat belum terpenuhi sebelumnya. Sebelumnya, pada Rabu, 28 Agustus 2024, pasangan calon ini telah mendatangi Kantor KPU Papua Barat Daya untuk mendaftarkan diri, namun mereka diminta untuk melengkapi dokumen yang belum lengkap. KPU kemudian mengembalikan dokumen tersebut untuk dilengkapi. Pada Kamis, mereka berhasil memenuhi semua syarat yang dibutuhkan, sehingga pendaftaran mereka dinyatakan sah. Dalam proses pendaftaran pada hari kedua, KPU menyatakan dokumen yang diserahkan oleh Elisa dan Ahmad tidak lengkap, disebabkan ketidakhadiran Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Papua Barat Daya serta tanda tangan dukungan dari partai politik tersebut. "Kami nyatakan bahwa dokumen persyaratan calon telah diterima," ujar Andarias Kambu. Dia juga menegaskan bahwa setiap pasangan calon diwajibkan untuk melengkapi tiga dokumen syarat, yaitu syarat pencalonan, syarat calon, dan warga negara asli Papua. Andarias menambahkan bahwa pasangan calon Elisa Kambu dan Ahmad Nasrauw telah memenuhi syarat minimal dukungan dari tiga partai politik, yakni Partai Gerindra, PAN, dan PKB yang mencapai 10 persen. Elisa Kambu, calon gubernur, menyatakan bahwa pendaftaran telah dilakukan dan semua kekurangan dalam syarat sudah diselesaikan, kini mereka hanya perlu menunggu proses selanjutnya. "Ketua DPW PKB dan Sekretaris sudah tiba di Kota Sorong, dan kami telah melengkapi kekurangan yang terjadi sebelumnya," ungkapnya. Pasangan ini mendapatkan dukungan dari tiga partai politik, termasuk Partai Gerindra, PAN dan PKB. Elisa Kambu menambahkan bahwa tujuannya mengikuti Pilkada Papua Barat Daya adalah untuk diangkat sebagai Gubernur terpilih dan bukan hanya sekadar ikut-ikutan. "Saya datang ke sini untuk menjadi Gubernur, bukan untuk coba-coba," tegasnya. Sementara itu, Ketua DPW PKB Papua Barat Daya, Abdullah Gazam, memberikan klarifikasi mengenai ketidakhadirannya saat proses pendaftaran berlangsung. Menurutnya, keterlambatan hadir disebabkan oleh masalah teknis dalam perjalanan menuju Kota Sorong. Meskipun begitu, Abdullah memastikan bahwa PKB Papua Barat Daya tetap berkomitmen untuk mendukung pasangan calon Elisa Kambu dan Ahmad Nasrauw. "Kami tetap semangat dan berkomitmen mendukung Elisa Kambu dan Ahmad Nasrauw," tutupnya. ANTARA