**Borneonews - Boyolali**, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, menyatakan bahwa peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) merupakan upaya untuk memasyarakatkan konservasi alam sebagai bagian dari gaya hidup dan budaya masyarakat. Hal ini bertujuan untuk mendukung kelestarian serta pemanfaatan yang berkelanjutan terhadap sumber daya alam.
Dalam sambutannya pada acara puncak peringatan HKAN di Alun Alun Kidul, Kabupaten Boyolali, Siti Nurbaya menekankan pentingnya menjaga hutan dan kawasan hutan. Menurutnya, hutan merupakan elemen kunci dalam pembentukan bentang alam dan lingkungan yang saling berinteraksi. Oleh karena itu, peringatan ini tidak hanya sebagai momen merayakan, tetapi juga sebagai waktu untuk merenungkan upaya pelestarian lingkungan.
Siti Nurbaya juga menyampaikan bahwa kehadiran jajaran dan komunitas yang berfokus pada konservasi alam menjadi sangat vital. Mereka berfungsi sebagai garis pertahanan dalam upaya perlindungan hutan dan ekosistemnya.
Dipilihnya Kabupaten Boyolali sebagai lokasi peringatan HKAN 2024 memiliki alasan yang kuat. Kawasan ini memiliki dua taman nasional yang terkenal, yaitu Taman Nasional Gunung Merapi dan Taman Nasional Gunung Merbabu. Menurut Siti Nurbaya, keberadaan kedua taman tersebut menambah nilai istimewa bagi wilayah ini.
Bupati Boyolali, M Said Hidayat, mengucapkan terima kasih atas pemilihan Kabupaten Boyolali sebagai lokasi peringatan ini. Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui pengelolaan yang baik, salah satunya lewat penghargaan Adipura. Bupati M Said menyampaikan bahwa Kabupaten Boyolali telah menerima penghargaan Adipura sebanyak 15 kali berturut-turut.
"Ini adalah semangat kami dalam menjaga lingkungan, menjaga alam dan satwa di daerah ini. Salam lestari dari Boyolali," ujar Bupati.
Sebagai bagian dari peringatan HKAN, Kabupaten Boyolali juga dianugerahi Penghargaan Anugerah Konservasi Alam untuk penyelenggaraan HKAN tahun 2024, yang diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Boyolali, Wiwis Trisiwi Handayani.
Pada penutupan acara, Menteri Siti Nurbaya bersama rombongan melakukan kegiatan penanaman pohon jenis *Kantil* dan melepaskan 79 ekor burung endemik di kawasan Kebun Raya Indrokilo Boyolali.
Peringatan HKAN di Alun-Alun Kidul Kabupaten Boyolali berlangsung selama tiga hari, dimulai dari Selasa (27/8) hingga Kamis (29/8). Berbagai kegiatan menarik digelar dalam rangka peringatan ini, antara lain Pameran Konservasi Alam, Apresiasi Konservasi Alam, Jambore Konservasi Alam di Pesona Wisata Alam Kalipasang, serta Talk Show mengenai kolaborasi luar negeri Kementerian LHK dalam melibatkan masyarakat dan generasi muda dalam konservasi hutan. Selain itu, juga diadakan diskusi mengenai bioprospeksi, bedah buku berjudul *Rimba Rhapsody*, penanaman pohon, dan pelepasliaran burung di Kebun Raya Indrokilo.
ANTARA
Peringatan HKAN 2024 di Boyolali, Gerakan Konservasi Alam Berkelanjutan
Bagikan:

SEMARANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Madura United Bidik 3 Poin saat Hadapi Persebaya
Tentara Yaman Lumpuhkan Lebih dari 300 Petempur Houthi
Veda Pratama Hormati Keputusan Pembatalan Moto3 Australia
Kebakaran Terjadi di Masjid Al-Muhajirin Cempaga Kotim
Ganda Campuran China Li/Huang Juarai Indonesia Masters 2026
BPN Berkontribusi Tingkatkan Nilai Ekonomi hingga Rp1.834 Triliun
Komentar (0)
Memuat komentar…







