BANDUNG –
**Borneonews - Bandung**, Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Ahmad Syaikhu dan Ilham Habibie, menyatakan komitmennya untuk mengimplementasikan strategi sinergis antar partai koalisi sebagai upaya menghadapi tantangan dari koalisi besar pada Pemilihan Gubernur Jabar 2024. Syaikhu dan Ilham mendapatkan dukungan dari tiga partai politik yang tergabung dalam koalisi, yaitu Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Nasdem, serta Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Mereka harus berjibaku melawan koalisi besar yang dipimpin oleh Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan. Koalisi tersebut didukung oleh Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Amanat Nasional (PAN), serta hampir semua partai non-parlemen seperti Partai Buruh, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Gelora, dan Partai Perindo. Dalam pernyataannya di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat, Syaikhu mengungkapkan pentingnya membangun komunikasi dan kolaborasi yang positif antar partai. Ia berharap, dengan merumuskan strategi secara mendalam, ketiga partai pendukung dapat berkolaborasi dengan baik. "Kami berharap strategi ini dapat mewujudkan sinergi yang nyata di antara partai-partai yang mendukung kami," ujarnya. Lebih lanjut, Syaikhu menekankan bahwa sinergi juga harus terjalin antara dirinya dan Ilham Habibie. Dalam perannya masing-masing, mereka akan memadukan nilai-nilai iman dan takwa (*Imtak*) dengan ilmu pengetahuan dan teknologi (*Iptek*). Hal ini diharapkan dapat melanjutkan keberhasilan yang telah dicapai oleh gubernur sebelumnya di Jawa Barat. Syaikhu menegaskan bahwa peran Ilham dalam kepemimpinan mendatang akan signifikan. Ia tidak ingin Ilham sekadar menjadi "ban serep" belaka, melainkan berkontribusi aktif dalam optimalisasi pengelolaan Jawa Barat. "Kami ingin mewujudkan semangat Jawa Barat yang saling mengasah dan saling mengasuh," tambahnya. Pada Kamis, pasangan calon Syaikhu dan Ilham resmi mendaftarkan diri untuk mengikuti Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2024. Mereka tiba di KPU Jawa Barat menggunakan kendaraan klasik, yakni mobil VW Kodok berwarna biru navy, sekitar pukul 10.45. Kehadiran mereka didampingi oleh tokoh-tokoh dari partai-partai pengusung, termasuk PKS, PPP, dan Nasdem, serta para simpatisan. Setelah mendaftar, mereka mengisi daftar hadir dan memasuki aula untuk menyerahkan berkas pendaftaran yang disaksikan oleh seluruh komisioner KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat. Ketua KPU Jawa Barat, Ummi Wahyuni, menyambut baik kedatangan pasangan ini dan mengajak mereka untuk memberikan energi positif kepada masyarakat dalam momen Pilkada Jabar. "Selamat datang, kami berharap pasangan bakal calon dapat menyelenggarakan Pilkada di Jawa Barat dengan kesuksesan," ungkap Ummi. Berita baiknya, berkas pendaftaran Syaikhu dan Ilham diterima KPU dalam keadaan lengkap. Selanjutnya, KPU Jawa Barat akan melakukan verifikasi administrasi sebelum pasangan ini mengikuti tes kesehatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. "Kami akan melakukan pengecekan administratif. Kemudian, besok pukul 07.00 WIB, pemeriksaan kesehatan akan berlangsung di RSHS Bandung," pungkas Ummi. ANTARA