**Borneonews - Samarinda**, Rektor Universitas Mulawarman (Unmul) di Samarinda, Kalimantan Timur, Abdunnur, menegaskan komitmen institusinya untuk menjadi pusat studi kehutanan yang mendukung pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN). Ia menyatakan, visi Unmul tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik kampus di IKN, tetapi juga berupaya aktif dalam menjaga ekosistem serta keberlanjutan lingkungan.
Dalam pidatonya, Abdunnur menekankan bahwa Unmul memiliki tanggung jawab yang lebih besar daripada sekadar keberadaan sebagai institusi pendidikan di IKN. Dengan memanfaatkan sumber daya yang ada, Unmul berkomitmen untuk menjaga kawasan IKN dengan menerapkan konsep *forest city*, *green city*, dan *smart city*.
Sebagai langkah konkret, Unmul telah mengalokasikan lahan seluas 20 ribu hektare di Taman Hutan Bukit Raya Soeharto, yang berbatasan langsung dengan kawasan IKN, untuk dijadikan pusat studi serta pengembangan hutan. Abdunnur menjelaskan bahwa salah satu tindakan yang telah dilakukan adalah rehabilitasi hutan di lahan tersebut.
Baru-baru ini, Unmul bersama Otorita IKN dan berbagai pemangku kepentingan lainnya telah menjalin kerja sama. Mereka memulai fungsi laboratorium ekosistem dan melakukan restorasi lahan hutan seluas 2.571 hektare dengan dukungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Dinas Kehutanan. Selain itu, Unmul juga bekerja sama dengan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk menjaga kawasan IKN melalui program rehabilitasi hutan, penanaman, dan berbagai upaya lain yang mendukung.
Abdunnur menambahkan bahwa Unmul bahkan berinisiatif menghadirkan prototipe pelestarian dalam bentuk miniatur hutan hujan tropis, yang akan bertindak sebagai pusat edukasi mengenai keanekaragaman hutan hujan tropis di IKN. Dengan komitmen dan kontribusi nyata ini, Unmul memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan lingkungan, sehingga IKN dapat berfungsi optimal sebagai kawasan yang mengedepankan konsep *forest city* hingga *smart city*.
Lebih dari sekadar sebagai lembaga pendidikan, Abdunnur menegaskan bahwa peran Unmul sebagai pusat studi kehutanan memiliki dampak yang sangat berarti bagi IKN dan masyarakat luas.
ANTARA
Unmul komitmen jadi pusat studi kehutanan bagi IKN dan lingkungan
Bagikan:

SAMARINDA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Jadwal Super League: Persib Hadapi Garudayaksa, Derbi Suramadu Warnai Pekan Ketujuh
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Komentar (0)
Memuat komentar…







