**Borneonews - Jakarta**, Direktur Utama Indonesian Basketball League (IBL), Junas Miradiarsyah, menyatakan bahwa IBL All Indonesian 2024 memiliki peran yang sangat signifikan dalam pengembangan ekosistem bola basket di Indonesia. Ia percaya bahwa turnamen ini dapat mempercepat kemajuan olahraga tersebut di tanah air.
Junas menjelaskan bahwa salah satu tujuan utama dari turnamen ini adalah untuk memberikan lebih banyak jam terbang kepada pemain lokal yang selama ini jarang mendapatkan kesempatan untuk tampil. Dengan demikian, diharapkan para pemain dapat meningkatkan keterampilan mereka dan berkontribusi lebih baik dalam kompetisi.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya turnamen ini dalam menjaga kontinuitas aktivitas bola basket di luar musim reguler. "Jeda antarmusim yang terlalu lama dapat menyebabkan pemain kehilangan momentum," ujar Junas saat berbincang di Jakarta pada hari Kamis.
Ia juga menyebutkan bahwa mayoritas pemain yang berkompetisi memiliki kontrak dengan klub selama satu tahun penuh, dari bulan Januari hingga Desember. Turnamen ini diharapkan dapat memberikan manfaat baik bagi tim maupun individu pemain.
Junas menggarisbawahi bahwa turnamen ini tidak akan melibatkan pemain asing maupun pemain keturunan campuran yang tidak berstatus sebagai warga negara Indonesia. "Menurut definisi peraturan, pemain yang telah dinaturalisasi dan diakui sebagai WNI termasuk kategori lokal," tambahnya. Ia juga menekankan bahwa aturan ini bukanlah hal baru, karena telah diterapkan dalam turnamen lokal sebelumnya pada tahun 2022.
Sebagai bagian dari persiapan, Junas menyatakan bahwa manajemen IBL telah melakukan komunikasi dengan Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, serta Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) mengenai penyelenggaraan turnamen tersebut. Dito memberikan dukungan penuh untuk IBL All Indonesian dan menyatakan bahwa pemerintah siap memberikan bantuan untuk memastikan kelancaran acara ini.
Dalam kegiatan Drawing Group IBL All Indonesian yang juga berlangsung pada hari Kamis, Kepala Pemasaran dan Pengembangan Bisnis IBL, Adrian Ariez, mengumumkan bahwa setiap tim diperbolehkan untuk mengajukan satu pemain yang telah dinaturalisasi. "Satu tim hanya bisa mengajukan satu pemain naturalisasi dan harus mendapatkan persetujuan dari PP Perbasi," ujarnya menambahkan rincian penting mengenai kebijakan turnamen ini.
ANTARA
IBL All Indonesian 2024, Kunci Pengembangan Bola Basket Indonesia
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Wamen LH: Jaga Kelestarian Ekosistem Perairan Dimulai dari Daratan
Jet Tempur AS Cegat Pesawat umum Dekat Kediaman Trump di Florida
Peneliti Jepang Temukan Tutup Botol Bawa Ekosistem Laut Filipina
Wembanyama Bawa Spurs Kalahkan Mavericks 122-106
Imam Besar: Serangan Berulang ke Mekkah Bongkar Niat Kriminal Houthi
Kemenpar-BPOLBF Gandeng Agen Wisata Tiongkok Perluas Pasar Labuan Bajo
Komentar (0)
Memuat komentar…







