PONTIANAK –
**Borneonews - Pontianak**, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pontianak di Kalimantan Barat, melalui Ketua Ridwan, menegaskan komitmennya untuk mengawasi proses pendaftaran dan verifikasi bakal pasangan calon (bapaslon) untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan dilaksanakan pada tahun 2024. Ridwan menyatakan bahwa pihak Bawaslu akan terjun langsung guna mengawasi setiap calon yang mendaftar, hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa semua proses berlangsung sesuai dengan peraturan yang berlaku. "Kami berupaya memastikan bahwa setiap langkah berjalan dengan baik dan transparan," ungkapnya pada sebuah kesempatan di Pontianak. Dia juga menambahkan, hasil pengawasan yang dilakukan menunjukkan bahwa proses pendaftaran yang telah berjalan sejauh ini mematuhi prosedur yang ditetapkan. Untuk tahap verifikasi, Bawaslu akan terus memantau dan mengawasi agar proses tersebut berjalan lancar dan sesuai harapan. Lebih jauh, Ridwan menggarisbawahi pentingnya perhatian terhadap Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang telah diumumkan sejak 18 Agustus 2024. Dia menekankan adanya potensi kerawanan pada daftar pemilih, terutama dalam hal pemilih ganda dan data pemilih yang meninggal dunia. "Isu ini sering kali menjadi masalah dalam setiap pemilihan dan perlu diantisipasi dengan baik," tambahnya. Dia turut menekankan perlunya pengurusan sertifikat kematian bagi warga yang telah meninggal, agar nama mereka dapat dihapus dari daftar pemilih. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah masalah saat pemilihan, seperti tidak memberikan surat suara kepada individu yang sudah tidak ada. "Sejak awal, kami mendorong agar pihak berwenang memastikan apakah sertifikat kematian sudah diurus atau belum, dan memberikan penandaan yang jelas agar mereka tidak mendapat surat suara saat pemilihan," tutup Ridwan. Sementara itu, mengenai pendaftaran calon wali kota dan wakil wali kota Pontianak, Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Pontianak, David Teguh, menyampaikan bahwa hingga saat ini, baru dua pasangan yang mendaftar dan meminta akses pada sistem *silon*. Kedua pasangan tersebut adalah Mulyadi - Harti dan Edi - Bahasan. "Namun, kita akan menunggu hingga penutupan pendaftaran pada pukul 11.59 WIB hari ini untuk melihat total calon yang mendaftarkan diri dalam Pilkada 2024," jelas David. ANTARA